PPAD Luncurkan Buku Saku Anak Terkait Covid-19 Dengan Bahasa Lokal

JAYAPURA (PTIMES) – Pemerintah Provinsi Papua resmi melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) resmi meluncurkan buku Saku Anak Papua Sehat Covid-19 atau virus corona dengan bahasa lokal.

Buku-buku tersebut dipastikan bakal disebar ke daerah – daerah yang tidak terjangkau oleh perangkat televisi, radio bahkan jaringan internet.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Kepala DPPAD Papua Christian Sohilait berharap kehadiran buku saku tersebut dapat membantu anak bahkan orang tua, memahami bagaimana penyebaran, gejala serta hal terkait lainnya mengenai virus corona.

“Intinya buku ini dirancang sedemikian rupa, dengan gaya maupun bahasa lokal Papua sehingga kita yakin bisa memberikan pemahaman kepada anak – anak di bumi cenderawasih terkait penyebaran Covid-19,” jelas dia disela-sela peluncuran buku saku itu, Selasa (21/4/2020).

Ia tambahkan, untuk langkah awal sebanyak 4.000 buku itu akan langsung disebar di empat kabupaten, masing-masing 1.000 eksemplar.

Keempat kabupaten itu, yakni Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara dan Kabupaten Yalimo.

“Kenapa empat kabupaten ini dulu sebab jaringan internet disana kurang baik ssehingga anak-anak akan sulit mendapat
pembelajaran dalam situasi seperti saat ini (covid-19)”.

“Makanya kita akan dahulukan daerah sulit internet, sebab bagi wilayah yang aksesnya lancar bisa langsung mendownload pada website DPPAD Papua,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa’ad mengharapkan kehadiran buku saku dapat mempermudah anak – anak di bumi cenderawasih dalam mengenal virus Corona.

“Sehingga mereka bisa mengantisipasi, mencegah melalui metode sederhana seperti cuci tangan untuk terhindar dari virus corona,” ucapnya.

Musa’ad menilai penerbitan buku saku tersebut merupakan langkah maju untuk tujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ini satu hal yang positif yang harus kita berikan apresiasi karena tidak semua wilayah di Papua ini bisa di jangkauan oleh TV, radio dan Internet.”

“Sehingga sangat baik bila buku-buku ini disebar ke pelosok-pelosok yang ada di Papua,” pungkasnya.

EDITOR : ERWIN