Universitas Aberdeen Inggris Jajaki Kerjasama Dengan Papua

JAYAPURA (PTIMES) – Pemerintah Provinsi Papua mendapat kunjungan dari delegasi Universitas Aberdeen, Skotlandia dalam rangka menjajaki kerjasama dalam dunia pendidikan.

Perwakilan Universitas Aberdeem Saat Pertemuan Dengan Kepala BPSDM Papua. (Foto: BPSDM)

Hal itu ditandai lewat pertemuan antara delegasi Universitas Aberdeen yang dipimpin
Wakil Rektor University of Aberdeen (Skotlandia) ,Prof Richard Wells, Dominic Milne, Senior Strategic Relationship and Sponsor Manager dan Brook Ross, MA, MBA, Managing Director, Indonesia Education Partnerships dengan Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Aryoko A.F Rumaropen.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala BPSDM Papua, Kamis (30/1/2020) itu, pada intinya membahas kerjasama dalam dunia pendidikan serta membuka kesempatan serta peluang kepada pelajar anak asli Papua untuk bisa menimba ilmu disana.

Aryoko Rumaropen kepada jurnalis mengatakan, kehadiran pihak universitas Aberdeen di Jayapura dan bertemu BPSDM Papua patut diapresisi dan segera ditindaklanjuti.

“Hari ini perwakilan universitas Aberdeen yang dipimpin Brook W Ross telah berkenjung dan bertemu kami [BPSDM Provinsi Papua]. Pertemuan awal ini sangat positif dan pada pertemuan berikutnya kita berharap segera terwujud kerjasama kedua pihak [Universitas Aberdeen dan Pemerintah Provinsi Papua] dalam bidang pendidikan,” katanya.

Aryoko Rumaropen menyampaikan kerjasama dengan pihak Universitas Aberdeen Inggris ini akan menambah warna daftar sejumlah perguruan tinggi di luar negeri yang sudah dijajaki kerjasama dengan pemerintah provinsi Papua.

“Kita tahu bahwa Bapak Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, dalam visi dan misinya memberi perhatian serius bagi dunia pendidikan di Papua. Sebab itu dengan adanya kerjasama dengan pihak Universitas Aberdeen, kesempatan serta peluang bagi adik-adik kita pelajar asli Papua untuk menuntut ilmu di luar negeri kian bertambah dengan banyaknya pilihan universitas terbaik di senatero dunia,” ujarnya.

Menurut Rumaropen lewat kerjasama dengan universitas terkenal dan terbaik di luar negeri, maka bisa cepat mengangkat citra dan mutu sumber daya manusia Papua yang unggul dan takut akan Tuhan. “Sudah banyak bukti putri/putra Papua yang sukses menimba ilmu di universitas luar negeri, semoga terus lahir anak-anak Papua yang hebat dan berkualitas,” katanya.

Brook W Roos, perwakilan Universitas Aberdeen menambahkan, pihaknya begitu antusias dan respek dengan pemerintah provinsi Papua yang merespon baik peluang bekerjasama dalam dunia pendidikan. Brook W Roos menginformasikan selain dengan pemerintah provinsi Papua, pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan pemprov Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) diantaranya dengan Unsyiah, Banda Aceh dan Unimal, Aceh Utara serta dengan tiga Rumah Sakit (RS) milik Pemerintah Aceh di Bana Aceh, yakni Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Rumah Sakit Jiwa (RSJ), dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA).

Menurut Brook W Roos, pemprov Papua pantas dan layak untuk menjalin kerjasama dengan Universitas Aberdeen, sebab universitas ini tidak kalah pamor dengan sejumlah uiversitas elit dunia dari sisi kualitas lulusannya.

“University [universitas] Aberdeen secara konsisten berada masuk dalam 200 universitas terbaik di dunia dan di Inggris menempati peringkat ke-30,” kata Brook W Roos.

Editor: HANS BISAY