10 Ribu Bendera Merah Putih Berkibar di Papua Barat Daya

SORONG | PAPUA TIMES- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencanangkan pengibaran 10 juta bendera merah putih di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa, 1 Agustus 2023.

Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI).

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bahtiar mengatakan, gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih merupakan program nasional dari pemerintah yang sudah memasuki tahun kedua.

Pada tahun lalu, gerakan serupa telah dilaksanakan di seluruh daerah Indonesia dan telah berhasil mendapat penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Jadi terbanyak dalam sebuah negara dari 200 negara di dunia ini yang membagikan bendera pada warganya atau saling membagi dari masyarakatnya lebih dari 10 juta, itu dalam sejarah dunia ini hanya Indonesia. Tahun lalu sudah kita lakukan itu di HUT kemerdekaan Indonesia 77 tahun,” katanya di Stadion Wombik Kilometer 16 Kota Sorong.

Bahtiar menjelaskan, program yang digerakkan oleh Kemendagri ini merupakan bagian dari upaya memeriahkan HUT RI dan sudah dimulai sejak bulan Juni lalu. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme dan meneguhkan kebangsaan.

Apalagi tahun ini mendekati tahun politik, dia mengingatkan meskipun banyak bendera partai yang berkibar, tetapi hanya bendera merah putih yang mengikat rakyat Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang cepat tanggap melaksanakan gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih.

Bahtiar menegaskan, gerakan pembagian 10 juta bendera merupakan modal besar bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dan seluruh penyelenggara negara dalam meneguhkan kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi instrumen untuk saling menyemangati, baik dari jajaran pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat secara umum.

“Saya yakin kalau semangat kebersamaan ini dijaga di Provinsi Papua Barat Daya, bisa ketinggalan daerah lain ini. Papua Barat Daya ini akan menjadi kawasan pertumbuhan baru Indonesia timur dan akan dilirik oleh negara seluruh dunia,” ujarnya.

Editor | HASAN HUSEN