oleh

RSUD Jayapura Diproyeksikan Jadi RS Rujukan Nasional

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Pemerintah Provinsi Papua bertekad mewujudkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura menjadi rumah sait rujukan nasional di Bumi Cenderawasih.

“Kami akan berupaya untuk membuat RSUD Jayapura Sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional dalam NKRI di Kawasan Pasifik Selatan,”ungkap dr. Anton Mote Direktur RSUD Dok II Jayapura disela-sela acara Temu Media dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Kesehatan Provinsi Papua, Selasa (05/07/2022) bertempat di Aula Kominfo Papua.

Anton mengaku untuk mewujudkan proyeksi tersebut dibutuhkan anggaran yang cukup besar dari pemerintah. “RS (Rumah Sakit) ini masih butuh anggaran yang besar, semoga kedepan Pemerintah Papua dan Pemerintah Pusat terus membantu menyelesaikan pembangunan sesuai dengan masterplan yang ada,”ungkap nya.

dr. Anton mengatakan Masterplannya RSUD Jayapura sudah ada, tugas pemerintah untuk merealisasikannya. Dimana, pada tahun 2019 sarana dan prasarana yang dengan anggaran APBD Papua sebesar Rp 46.343.103.200,- telah dibangun antara lain, penyusunan Master Plan, Rp. 1.100.000.000,- Penyusunan Dokumen, DELH Rp. 1.500.000.000,- Pemagaran Area Rumah Sakit Rp. 6.000.000.000, Penyelesaian Gedung Critical Center Rp. 30.581.803.200, Pembangunan Unit Bisnis (Kantin) Rp. 7.161.300.000.

Ditahun 2020 sarana dan prasarana yang dibangun dengan dukungan dari pemerintah provinsi Papua sebesar Rp. 81.266.040.000,- antara lain, Pembangunan Gedung Jantung Terpadu Rp.45.239.040.000, pembangunan Gedung Parkir Bertingkat Rp.28.224.000.000, Pembangunan Drop Off IGD PON Rp. 998.000.000, Pembangunan Taman di dalam Rumah Sakit Rp. 1.500.000.000, Renovasi Selasar Rumah Sakit Rp. 1.000.000.000, Pembuatan Talud Rp. 1.615.000.000, Pembangunan TPS Rp. 390.000.000,- Pengembangan dan Penataan Incenerator dan IPAL Rumah Sakit Rp. 1.800.000.000, dan pembangunan Apotek Mitra Rumah Sakit Rp. 500.000.000,-

Tahun 2021 RSUD Jayapura, kata dr. Anton, RSUD Jayapura kembali mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp. 43.270.000. 000, yang diperuntukan untuk pembangunan Gedung Super VIP (1 Lantai) Rp. 35.134.000.000,- Pembangunan Gedung Gudang Rumah Sakit 2 Lantai Rp. 5.019.236.400, Pembuatan Jembatan Penghubung Gedung Jantung dan IRJA Rp. 2.166.763.600, dan Pengerasan Rigid Jalan Halaman Rumah Sakit Rp. 950.000.000.

Sementara anggaran dari pemerintah pusat untuk membantu pembangunan RSUD Jayapura antara lain, Pembangunan Gedung IGD Rp. 22.353.408.000, (DAK tahun 2019), Pengadaaan Alat Kesehatan Rp. 36.966.128.000, (DAK 2020), Pengadaan Alat Kesehatan Rp. 49.824.160.287, (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara-BA BUN 2020).

Tahun 2021, RSUD Jayapura mendapat bantuan DAK sebesar Rp. 94.611.735.523, yang diperuntuhkan untuk Pembangunan Gedung Rawat Inap (Tropical Disease) 4 Lantai Rp. 73.511.680.000 dan Pengadaan Alat Kesehatan Rp. 21.100.055.523.

Ia mengatakan, kondisi masyarakat Papua yang sehat baik fisik maupun mental yang ditunjukkan dengan kesadaran dan kemauan berperilaku hidup sehat serta ditunjang dengan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Oleh karena itu, pemerintah Provinsi Papua sejak dipimpin oleh Bapak Gubernur Lukas Enembe telah merubah wajah RSUD Abepura kearah yang lebih baik.

“Pemerintah Provinsi Papua terus memperbaiki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, baik dari sisi pelayanan maupun bangunannya. RSUD Jayapura dulu menjadi salah satu rumah sakit terbaik di kawasan Asia Pasifik, itu yang harus dikembalikan kejayaan masa lalu rumah sakit ini,” tegasnya.

Editor | YESAYA MANSAWAN

Komentar