Freeport Gelontorkan Rp300 M untuk CSR

JAKARTA | PAPUA TIMES- Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia, Clayton Allen Wenas mengaku telah menggelontorkan dana lebih dari Rp300 miliar untuk menangani masalah lingkungan termasuk atasi limbah tailing di Mimika

Wenas menuturkan memang ada aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui DPR Papua dan ditindaklanjuti ke DPD RI terkait dampak tailing ke daerah pesisir yang letaknya sekitar 100 Km dari lokasi kerja PT.Freeport.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029,PILIHAN ANDA?

View Results

Loading ... Loading ...

“Melalui program CSR, PT.FI selama ini telah menggelontorkan Rp 300 miliar di salah satu distrik yang jumlah penduduknya sekitar 2.000 orang. Akan tetapi, PT.FI juga tidak konsen di daerah itu saja, melainkan hampir ke seluruh wilayah di Kabupaten Mimika,” katanya.

Akibat limbah tailing ini telah diprediksi akan ada daerah yang berdampak langsung. Hal itu yang membuat PT.FI membuat berbagai program yang membantu langsung masyarakat, seperti alat trasportasi laut, agar masyarakat bisa melaut ke daerah yang lebih jauh, membangun pabrik es, membuka perkebunan kelapa 500 hektar, perkebunan sagu 100 hektar dan perkebunan coklat.

“Jadi selama ini kita juga telah membuat program, guna memitigasi dampak yang lebih luas kepada masyarakat. Dan kami pastikan program ini akan terus berkelanjutan diberikan kepada masyarakat,”ujarnya

BACA JUGA  Suzuki Tawarkan Varian Hybrid dan Hadiah Logam Mulia

Ketua Komite II DPD RI, Yorrys Raweyai mengatakan rapat kerja DPD, Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan PT Freeport merupakan tindaklanjut dari aspirasi masyarakat melalui DPR Papua terkait dampak tailing.

Tentunya ini merupakan respon yang positif dilakukan, mengingat PT.FI memiliki komitmen yang besar terhadap masyarakat yang terdampak.

“Selama ini melalui program corporate social responsibility (CSR), sebenarnya sudah melakukan langkah-langkah baik terhadap masyarakat yang terdampak. Bahkan di daerah distrik yang berdampak langsung dengan jumlah penduduk kurang lebih 2.000 orang, PT.FI telah menyampaikan ada sekitar kurang lebih Rp 300 miliar telah mereka gelontorkan,” jelasnya.

Yorrys menegaskan kedepan PT.FI berkomitmen bersama pemerintah untuk membuat program tambahan yakni membangun pelabuhan baru.

Sehingga pihaknya menilai PT.FI selama ini telah membuat program yang baik untuk mencari jalan keluar terhadap masyarakat dan DPD RI saat ini hadir untuk mencari solusi yang mana telah menuasi kesepakatan.

“Tadi kita dengar PT.FI selama ini telah berkontribusi membantu alat transportasi kepada masyarakat, bahkan menyiapkan lahan pertanian seperti sagu, kelapa dan kakao. Nah, kedepan mereka juga berencana akan membangun pelabuhan baru bagi masyarakat disana, itu adalah salah satu poin yang disepakati tadi,” tuturnya.

Editor | TIM

Komentar