oleh

KARUBABA GESER NDIKEN DI FINAL 400 MG

SERUI- Lanjutan lomba lari Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Kabupaten/Kota Se-Provinsi Papua, Jumat pagi (31/08/2018) kembali menggelar 5 nomor bergengsi. Kelima nomor itu antara lain nomor lari 400 Meter Gawang (MG) putra senior, 400 MG putra remaja, 400 MG putra junior, dan nomor lari 400 meter putri senior serta nomor 400 meter putri remaja.
Di nomor bergengsi 400 MG kategori senior putra, pelari Kabupaten Kepulauan Yapen Yosua Karubaba berhasil meyisihkan pesaing utamanya Dominikus Ndiken yang turun mewakili Kabupaten Puncak Jaya. Enam pelari ikut dalam partai final tersebut yakni Frans Kayoi dari Kabupaten Waropen Dominikus Ndiken dan Musa Bisay mewakili Kabupatan Puncak Jaya, Yosua Karubaba dari Kabupaten Kepulauan Yapen, George Dimara dari Kabupaten Biak Numfor, dan Henry Pasik Mamberamo Raya.

Final yang berlangsung di lintasan atletik stadion Marora Serui, pada star awal nampak pelari Dominikus Ndiken berada di posisi terdepan namun memasuki 100 meter menuju garis finish, Yosua Karubaba dan Musa Bisay berhasil menyalip Dominikus Ndiken. Yosus Karubaba meraih medali emas dengan catatan waktu 60.44 detik disusul peraih medali perak Musa Bisay dengan catatan waktu 60.49 detik dan medali perunggu disabet pelari Kabupaten Mamberamo Raya Henry Pasik dengan catatan waktu 60.98 detik.

Sementara itu,final nomor 400 MG kategori junior putra medali emas dan perak diraih pelari dari Kabupaten Puncak Jaya atas nama Yosep Andarek dengan catatan waktu 60.44 detik disusul rekannya Jhon Rumbiak 60.77 detik. Medali perunggu direbut Markus Doom dari Kabupaten Kepulauan Yapen dengan catatan waktu 60.97 detik.
Sedangkan nomor 400 MG kategori remaja putra, medali emas atas nama Mikha K Kmur dari Biak Numfor dengan waktu finish 60.02 detik, medali perak dan perunggu diraih pelari Kabupaten Jayapura atas nama Agustus Lepiten dengan catatan waktu 60.03 detik dan medali perunggu diraih Kenis Nabyal dengan waktu kedatangan 60.08 detik.

BACA JUGA  Pengurus KONI Kabupaten Jayapura Dilantik

Editor: HANS BISAY

Komentar