oleh

Banjir, Jayapura Ditutupi Awan Tebal

JAYAPURA- Banjir kembali melanda Kota Jayapura. Hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura dan sekitarnya sejak Kamis dini hari (03/8/2017) menyebabkan pasar induk regional Youtefa lumpuh. Air bercampur lumpur menggenangi pasar dan merugikan pedagang ratusan juta rupiah.
Selain pasar Youtefa, sejumlah pemukiman juga diterpa banjir seperti dikawasan perumahan Entrop kompleks SMA 4 Distrik Jayapura Selatan, perumahan Organda Padangbulan, dan pemukiman di ruas jalan Kotaraja seputaran Kantor Otonom Kotaraja. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura dan Polres Jayapura tampak turut meninjau dan membantu masyarakat yang dilanda banjir.
Banjir yang tiap tahun melanda Kota Jayapura disebabkan kerusakan ekosistem akibat ulah masyarakat dan juga sistem drainase kota Jayapura yang sudah tidak efektif. Penyebab lainnya adalah tingkat minimnya kesadara hidup bersih masyarakat, terutama yang berada di sepanjang aliran kali. Sampah dibuang sembarangan. Begitu jug dengan kawasan cagar alam Gunung Cycloop kini menjadi pemukiman warga.
Sebelumnya, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM mengajak seluruh komponen masyarakat di Kota Jayapura untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Dia juga mengatakan pihaknya terus berkordinasi dengan Badan Pusat Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam hal penanggulangan bencana alam. ”Kita tau bersama Kota Jayapura rentan akan terjadinya bencana alam, baik banjir maupun longsor,” ungkap Walikota saat melakukan pertemuan dengan BNPB Pusat, Selasa (01/8/2017).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis prakiraaan cuaca di Jayapura pada hari Rabu (03/8/2017), berawan tebal dan berpotensi hujan hingga malam hari. Suhu di Jayapura dilaporkan 24 – 26 celcius dengan kelembapan 65 – 95 persen.
Sementara untuk Provinsi Papua, BMKG menyebutkan kecepatan angin maksimum diatas 20 knot berpeluang terjadi di Waisai, Sorong, Aimas, Teminabuan, Fak-fak dan Kaimana. Sebagian besar di provinsi tersebut terjadi hujan.

Editor: YESAYA MANSAWAN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed