JAYAPURA | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se-Tanah Papua menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Saya mohon dengan hormat kita dukung Sensus Ekonomi yang diselenggarakan oleh BPS di Indonesia, khususnya di Papua Raya,” ujar Tito disela pertemuan dengan seluruh gubernur se-Tanah Papua di Gedung Negara Papua, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengajak seluruh kepala daerah di Tanah Papua untuk mendukung penuh kegiatan sensus. Menurutnya, program ini akan memberikan banyak manfaat bagi pembangunan daerah, terutama dalam penyusunan kebijakan berbasis data.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 berlangsung serentak di seluruh Indonesia sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Pendataan mencakup aktivitas ekonomi hingga kondisi sosial ekonomi keluarga dan rumah tangga. “Kami memohon dukungan dari Mendagri dan kepala daerah, khususnya di Tanah Papua, agar sensus ini berjalan sukses,” kata Amalia.
Seluruh kepala daerah se-Tanah Papua menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan sensus. Dukungan itu disampaikan langsung oleh Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, serta Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kami siap mendukung Sensus Ekonomi tahun 2026,” tegas Ahmad.
Komitmen Mendagri Tito juga diwujudkan melalui penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) dengan Kepala BPS pada 15 Juni 2026. Upaya ini diharapkan menghasilkan data akurat mengenai kondisi ekonomi nasional yang akan menjadi landasan dalam perumusan kebijakan pemerintah.
Pertemuan di Jayapura turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, pejabat tinggi madya Kemendagri, serta jajaran BPS dan Pemerintah Provinsi Papua.
Editor | TIM REDAKSI | PAPUA GROUP








Comment