JAYAPURA | Bank Mandiri menyatakan komitmennya mendukung penuh program prioritas pemerintah 3 Juta Rumah, yang masuk dalam 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029.
Dukungan tersebut disampaikan Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua, Antonius Budi Setiawan, dalam acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP), Senin (22/6/2026) di Kantor Gubernur Papua, Dok II, Kota Jayapura.
Antonius menegaskan, program kredit perumahan tidak hanya membuka akses pembiayaan bagi masyarakat, tetapi juga memberi peluang usaha bagi pelaku UMKM di ekosistem perumahan, seperti developer, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pengusaha kecil.
“Inilah esensi gotong royong membangun perumahan: membangun rumah sekaligus membangun ekonomi rakyat,” ujarnya.
Dijelaskan Antonius tahun ini 2026, Bank Mandiri menyiapkan plafon KPP sebesar Rp 1,500 miliar, naik 328,6% dari tahun sebelumnya Rp 350 miliar.
Hingga 15 Juni 2026, realisasi pencairan mencapai Rp 951,7 miliar atau 63% dari total plafon. Supply Side: Rp 500 miliar, dengan realisasi Rp 330,6 miliar (66%) dan on progress Rp 77 miliar.
Sedangkan Demand Side: Rp 1,000 miliar, dengan realisasi Rp 621,1 miliar (62%) dan on progress Rp 140,1 miliar.
Khusus Region XII Papua, plafon Supply Side sebesar Rp 15 miliar dengan realisasi Rp 27,8 miliar (185%). Plafon Demand Side sebesar Rp 13,5 miliar dengan realisasi Rp 6,9 miliar (51%).
Total KPP yang disalurkan hingga 15 Juni 2026 mencapai Rp 34,7 miliar atau 121,6% dari plafon Rp 28,5 miliar, dengan potensi 136 nasabah senilai Rp 42,8 miliar.
Menurut Antonius, kehadiran Bank Mandiri dalam program ini merupakan implementasi fungsi BUMN sebagai agen pembangunan. Tujuannya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar semakin kompeten dan berdaya saing tinggi demi tercapainya visi Generasi Emas Indonesia 2045.
Antonius menambahkan, Bank Mandiri akan terus bersinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian PUPR, untuk memastikan program berjalan sukses dan dirasakan masyarakat luas.
“Kami juga siap mendukung pelaku UMKM dengan solusi permodalan terjangkau agar dapat mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Editor | TIM REDAKSI | PAPUA GROUP








Comment