Ayorbaba dan Wamafma Bilang Bangun Papua, Kuncinya Adalah Kolaborasi

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Dua tokoh orang asli Papua (OAP) yakni Anthonius M Ayorbaba, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Papua dan Claus Wamafma Director & Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi narasumber dalam pelatihan pengelolaan media online bagi Pimpinan Media se-Tanah yang diselenggarakan oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP) di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura,Selasa (26/3/2024).

Kehadiran kedua tokoh OAP yang menduduki jabatan strategis di Kemenkumham dan PTFI itu, membawa angin segar bagi para jurnalis OAP. Pasalnya, keduanya tokoh berbagai ilmu dan pengalaman yang sangat berguna bagi pengembangan media di masa depan.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

Anthonius Ayorbaba membawakan materi dengan judul “Pentingnya Legalitas Hukum bagi Pers Papua menghadapi era digital.” Ia menegaskan media-media yang dipimpin OAP harus memiliki legalitas hukum atau berbadan hukum.

Anthonius M Ayorbaba, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Papua .

Selain badan hukum, setiap media yang didirikan OAP hendaknya didaftarkan dan memiliki hak cipta sebagai legalitas hukum.

Ayorbaba mengapresiasi AWP yang melakukan terobosan baru dengan menggelar pelatihan pengelolaan media online bagi Pimpinan Media se-Tanah dalam rangka meningkatkan kapasitas orang Papua.

“Untuk memajukan Papua semua pihak mesti kolaborasi bersama. Dengan tujuan untuk membangun Papua,” tandas Ayorbaba menambahkan pelatihan tersebut sangatpenting ditengah implementasi undang-undang otonomi Khusus.

Claus Wamafma , Director & EVP (Executive Vice President) Sustainable Development PT Freeport Indonesia.

Seirama dengan Ayorbaba, Director & EVP (Executive Vice President) Sustainable Development PTFI Claus Wamafma menekankan kolaborasi Sebagai kunci majukan Papua.

Dia menjelaskan PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka diri untuk memberdayakan orang asli Papua dalam membangunan dan memajukan masyarakat di tanah Papua.

Claus bilang sudah banyak putra-putri OAP yang saat ini menempat posisi strategi di perusahaan tersebut dengan berbagai keahlian dan keilmuan. Saat ini, mereka bekerja dan berkarya memberikan kontribusi positif bagi pengembangan dan kemajuan tanah Papua.

“Timika yang saat ini masuk Provinsi Papua Tengah kami selalu kasih kesempatan untuk pengembangan masyarakat setempat baik dalam bidang usaha,kesehatan bahkan olahraga,” kata Claus Wamafma saat sesi tanya jawab dengan para Pimpinan Media disela-se;a Pelatihan Pengelolaan Media Online.

Dia juga menambahkan bahwa dalam rangka memberdayakan SDM OAP, maka PT Freeport melakukan berbagai terobosan, salah satunya dengan membiayai akses pendidikan bagi putra-putri OAP terlebih khusus putra-putriAmungme Kamoro mengeyam pendidikan di Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).

“Sudah ribuan lulusan IPN yang diterima bekerja di PT Freeport, ada pula yang mendirikan usaha-usaha secara mandiri dengan berkolaborasi bersama Freeport,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Wamafma mengapresiasi terobosan yang dilakukan Asosiasi Wartawan Papua (AWP) melalui penyelenggaraan Pelatihan Pengelolaan Media Online.

“AWP laksanakan kegiatan sangat berguna sekali buat teman-teman jurnalis orang asli Papua,” tandas Wamafma.

Editor | MARKUS YOUW

Komentar