BERITA UTAMAEKONOMI & BISNIS

PLN Target 199 Desa di wilayah Papua Teraliri Listrik 2027

103
×

PLN Target 199 Desa di wilayah Papua Teraliri Listrik 2027

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN ketika mengangkut material tiang listrik melewati medan yang menantang di Kabupaten Keerom demi mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan dan menghadirkan terang hingga ke pelosok Tanah Papua.

JAKARTA | PT PLN (Persero) menargetkan elektrifikasi 199 desa di enam provinsi di Tanah Papua rampung secara bertahap hingga 2027. Program tersebut merupakan lanjutan dari capaian 2026, di mana PLN telah melistriki 128 desa.

Direktur Utama PLN Suroso Isnandar mengatakan berdasarkan data perusahaan, sepanjang 2026 PLN berhasil menghadirkan akses listrik di 128 desa yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya. Untuk mendukung perluasan tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 742,58 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 286,71 kms, serta gardu distribusi dengan total kapasitas 7.450 kilovolt ampere (kVA) sepanjang 2026.

“PT PLN menargetkan elektrifikasi 199 desa di enam provinsi di Tanah Papua dapat diselesaikan hingga 2027. Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas akses listrik melalui program Listrik Desa (Lisdes),” kata Suroso Isnandar

Ia mengatakan, pembangunan listrik di Tanah Papua membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan aksesibilitas.

“Perluasan akses listrik di Papua tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang seragam. PLN menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi masing-masing wilayah, termasuk melalui pengembangan jaringan distribusi maupun pemanfaatan potensi energi setempat,”ujar Suroso.

Menurutnya, tantangan medan, keterbatasan infrastruktur pendukung, serta jarak antarpemukiman menjadi pertimbangan dalam menentukan pola pembangunan.

Hal senada disampaikan General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur. Ia menyebut tantangan geografis dan aksesibilitas menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Lisdes.

“Pencapaian elektrifikasi 128 desa hingga 2026 merupakan hasil dari pekerjaan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan secara kolaboratif. Kami terus memastikan pembangunan jaringan distribusi dan fasilitas pendukung, mulai dari JTM, JTR, hingga gardu distribusi, dapat diselesaikan sesuai kebutuhan masing-masing desa,”ungkap Roberth.

“Infrastruktur ini menjadi fondasi untuk menghadirkan pasokan listrik yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,”tambahnya.

Anggota Komisi XII DPR RI Cheroline Chrisye Makalew mengapresiasi upaya tersebut. Menurutnya, listrik tidak hanya untuk penerangan, tetapi mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi.

“Kami mengapresiasi capaian PLN yang sepanjang 2026 telah melistriki 128 desa di empat provinsi di Tanah Papua. Perluasan akses listrik ini penting karena tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga mendukung pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah terpencil,” ujar Cheroline.

Ia mendorong penguatan koordinasi PLN dengan pemerintah daerah dalam menyelaraskan data dan perencanaan elektrifikasi, serta pemanfaatan potensi energi lokal seperti tenaga surya dan mikrohidro di wilayah yang sulit dijangkau darat.

Editor | M HASAN | SMSI NETWORK

Comment