BERITA UTAMAPROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN

UNA’IM Yapis Wamena Kukuhkan 224 Lulusan

87
×

UNA’IM Yapis Wamena Kukuhkan 224 Lulusan

Sebarkan artikel ini

WAMENA | Universitas Amal Ilmiah (UNA’IM) Yapis Wamena menggelar Rapat Senat Terbuka Dalam Rangka Wisuda ke-XVIII pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Sebanyak 224 mahasiswa diwisuda pada kesempatan tersebut.

Rektor UNA’IM Yapis Wamena, Dr. H. Rudi Hartono Ismail, S.Pd., M.Pd., mengatakan, dengan tambahan 224 lulusan tersebut, total alumni UNA’IM sejak angkatan pertama hingga wisuda ke-XVIII mencapai hampir 3.000 orang.

“Untuk jumlah lulusan tahun ini sebanyak 224 orang. Kalau totalnya dari angkatan pertama sampai sekarang, sudah mendekati 3.000 alumni,” ujar Rudi.

Rudi berharap alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor dapat berperan lebih besar dalam membantu generasi muda memperoleh kesempatan kerja.

Menurutnya, alumni yang berpengalaman di pemerintahan maupun dunia usaha dapat membangun jaringan, merintis perusahaan, dan membuka peluang kerja, khususnya bagi generasi muda di Papua Pegunungan.

“Harapan kita bukan tergantung kepada pemerintah, tetapi bagaimana membuka dan menciptakan lapangan kerja untuk adik-adik kita yang banyak membutuhkan pekerjaan,” tegasnya.

Ia mencontohkan perkembangan usaha kedai kopi yang mulai mempekerjakan anak-anak muda sebagai gambaran bahwa sektor usaha dapat menjadi alternatif penyerap tenaga kerja.

Karena itu, Rudi mendorong lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga berani menjadi wirausaha dan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat melanjutkan pendidikan di UNA’IM menjadi indikator kontribusi kampus dalam menyiapkan SDM. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar mahasiswa baru yang mencapai sekitar 400 orang.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Terlihat saat ini mahasiswa baru yang melakukan registrasi berjumlah kurang lebih 400 orang. Ini menandakan bahwa kontribusi UNA’IM Yapis Wamena untuk meningkatkan sumber daya manusia sangat baik,” katanya.

Rudi menjelaskan, alumni UNA’IM telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, swasta, hingga politik. Keberadaan alumni diharapkan terus memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ia menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga harus membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan keberanian mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Semangat kewirausahaan tersebut, kata Rudi, mulai terlihat dari hasil penelitian dan produk mahasiswa yang dipamerkan dalam rangkaian kegiatan kampus, seperti produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga pupuk hasil kreasi mahasiswa.

“Sekarang banyak mahasiswa yang tidak ingin lagi hanya menjadi pegawai negeri, tetapi ingin bagaimana membuka lapangan usaha, menjadi pengusaha atau wirausaha,” ujarnya.

Ia berharap produk kreativitas mahasiswa tidak berhenti pada kegiatan pameran, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan, memiliki nilai ekonomi, dan mampu bersaing di pasar.

“Kita berharap produk-produk yang kita dapatkan ini bisa menjadi branding untuk Papua Pegunungan,” katanya menambahkan diperlukan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Terkait perkembangan akademik, Rudi menyampaikan dirinya saat ini sedang diusulkan untuk memperoleh jabatan akademik guru besar. Prosesnya masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia juga menyampaikan, enam dosen UNA’IM telah menyelesaikan pendidikan doktoral. Terdapat juga tujuh orang dosen lainnya yang sedang mengambil gelar doktornya dan ditargetkan selesai pada tahun ini. Peningkatan kualifikasi dosen diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengembangan institusi.

Editor: Berti Pahabol | SMSI NETWORK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: COPYRIGHT © PAPUA TIMES 2023 | KARYA JURNALISTIK DILINDUNGI UNDANG-UNDANG