Karier dan Jabatan Ditentukan Tuhan, Tetapi Iblis Betina juga Ikut Hidup di Taman Eden, Maka Besok Demo

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Solidaritas ASN dan Masyarakat Papua (SAMP), Senin Besok (25 Maret 2024) menggelar demo damai di Kantor Gubernur Papua. Aksi tersebut dalam rangka mempertanyakan proses pelantikan Penjabat Administrasi dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

SAMP menilai rotasi, mutasi dan pelantikan penjabat administrasi dilingkungan Pemprov Papua tidak sesuai dengan asas kebepihakan orang asli Papua dan cenderung merupakan kebijakan mempertahankan dinasti secara sistimematis yang dilakukan Penjabat Gubernur Provinsi Papua dan Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Papua.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

“Karier dan jabatan ditentukan oleh Tuhan Allah, Tetapi Iblis Betina Juga Ikut Hidup Dalam Taman Eden (Kantor Gubernur Papua) untuk ganggu dan merusak apa yang sudah ada (profesionalisme ASN), Jadi mari kita bersama-sama bunuh (turunkan) iblis betina yang ada di taman eden, sampai presiden Jokowi Batuk di Istana, baru kita lihat apa titahnya,”ujar salah seorang ASN, Minggu siang ketika dikonfirmasi perihal kesiapan demo besok.

SAMP menilai keputusan dan kebijakan yang diambil Penjabat Gubernur Provinsi Papua dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua mencederai semangat Otsus. “Lumpuhkan Kantor Gubernur, Turunkan Penjabat Gubernur dan Penjabat Sekda,”tulis SAMP sekaligus mengajak seluruh masyarkat Papua di Kota Jayapura dan sekitarnya untuk mengambil bagian dalam demo damai di Kantor Gubernur Papua, besok.

Sesuai surat permohonan ijin dan demo damai yang disampaikan SAMP kepada Polisi menyebutkan bahwa aksi demo bakal melibatkan 700 ASN. Demo digelar mulai pukul 08 WIT hingga selesai.

“Nasib seluruh pegawai negeri OAP di Kantor Gubernur, ada di pundak kita semua. Bukan hanya itu, kebijakan yang rusak ini berdampak sistemik kepada seluruh sendi-sendi masyarakat Papua. Maka kita harus bersatu dan hanya ada satu kata turunkan iblis betina dari kantor Gubernur,”ujarnya.

Sebelumnya Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun melalui Penjabat Sekda Derek Hegemur melantik 113 Pejabat Administrator di Kantor Gubernur Papua, Jumat (15/3/2024).

Ridwan mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban sangat berat.

“Oleh karena itu, saya minta kepada saudara dan saudari untuk bekerja sungguh-sungguh penuh dedikasi dan berintegritas tinggi,” terang Ridwan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pj Sekda Hegemur.

Ridwan menekankan tiga pesan khusus kepada pejabat yang baru dilantik agar pelayanan publik dapat berjalan dengan maksimal.

“Pertama segera laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh semangat pengabdian dan dedikasi.”

“Kedua, cermati dan perhatikan dengan sungguh-sungguh regulasi dan kebijakan yang berlaku termasuk kearifan lokal yang mendukung tupoksi di masing-masing perangkat daerah untuk berikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ketiga, lanjut dia, bekerja dengan cerdas, jujur, amanah, kreatif dan inovatif untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Papua.

Ridwan menambahkan, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan efektivitas pemerintahan di Papua. Dilain pihak, sebagai akibat pembentukan SKPD baru berdasarkan Perda 18 tahun 2023 tentang pembentukan susunan perangkat daerah, mutasi dan rotasi untuk penyegaran mengisi kekosongan jabatan.

Sehingga diharapkan dengan pelantikan pejabat administrator yang baru, roda pemerintahan akan semakin berputar dengan baik dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Editor | PAPUA GROUP