Koordinasi Antarpihak Sukseskan ASO 2022

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengingatkan untuk memaksimalkan koordinasi antarpihak, untuk percepatan pelaksanaan Analog Swich Off (ASO).
Menkominfo juga menegaskan agar akurasi data penerima bantuan Set Top Box (STB) benar-benar menjadi perhatian utama semua pihak berkepentingan.

“Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Kementerian Dalam Negeri dan kepala daerah tidak bisa dipisahkan. Hal ini menjadi penentu percepatan pelaksanaan ASO,” kata Johnny dalam siaran persnya, Kamis (16/6/2022).

Analog Switch Off (ASO) 2022 merupakan penghentian siaran televisi analog menuju siaran televisi digital Indonesia. Program yang dimulai pada akhir April 2022 ini, dijadwalkan akan berakhir pada 2 November 2022.

Set Top Box (STB) adalah perangkat yang digunakan sebagai alat penangkap sinyal TV digital untuk TV yang masih analog. Pemerintah menyediakan perangkat STB secara gratis bagi masyarakat tak mampu agar dapat menerima layanan siaran televisi digital.

BACA JUGA  Provinsi Papua Pegunungan, DOB Pertama yang Berhasil Susun APBD

STB tersebut disediakan melalui dua kategori. Kategori pertama, adalah keluarga yang dikategorikan sebagai televisi nondigital milik masyarakat miskin. Perangkat itu disediakan oleh 12 penyelenggara multipleksing atau 12 lembaga penyiaran swasta. Mereka diminta menyiapkan 4,2 juta unit STB.

Kemudian apabila terdapat kekurangan STB bagi masyarakat, maka pemerintah akan membantu penyediaannya untuk masyarakat miskin. Pemerintah menyiapkan sekitar 1 juta unit STB. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak dikategorikan sebagai keluarga miskin, Menkominfo menyatakan, penyediaan perangkat STB untuk televisi yang belum digital itu dilakukan dengan pengadaan sendiri.

Saat ini, pemerintah sedang membangun infrastruktur multipleksing (MUX) dengan melibatkan 12 penyelenggara siaran televisi digital yang terpilih. Menurut Menkominfo, pembangunan oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan penyelenggara multipleksing dari televisi swasta akan selesai seluruhnya sebelum 2 November 2022.

BACA JUGA  Gubernur Kondomo Konsultasi Anggaran ke Pusat

Editor | HANS B | RLS

Komentar