ICRC Salurkan APD untuk Lapas RS dan Lapas di Papua

JAYAPURA|PAPUA TIMES- International Committee Red Cross (ICRC) atau Komite Internasional Palang Merah (ICRC) memperluas distribusi perlengkapan kebersihan dan Alat Pelindung Diri (APD) ke 5 Lembaga Pemasyarakat (Lapas) dan 4 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Provinsi Papua.

Bantuan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) itu disalurkan minggu ini sejak tanggal 19-21 Oktober 2020. Pendistribusian bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

Lapas yang mendapatkan bantuan masing-masing 3 Lapas di Jayapura, 1 di Wamena dan 1 di Timika. Sebanyak 1.329 warga binaan serta para petugas Lapas akan mendapatkan manfaat dari barang-barang bantuan tersebut.

kepala Delegasi regional ICRC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Alexandre Faite, yang memimpin secara langsung misi pendistribusian bantuan kali ini menjelaskan bantuan yang terdiri dari sabun, kontainer air, hand sanitizer, disinfektan, sarung tangan dan masker, mesin penyemprot.

Kemudian kacamata pengaman, ,termometer, dan poster promosi kesehatan telah disesuaikan untuk merespon tantangan yang ditimbulkan oleh COVID-19 di tempat-tempat penahanan dan rumah sakit.

Dikatakannya jauh lebih sulit menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti menjaga jarak dan protokol kebersihan di penjara. ICRC bekerja sama dengan otoritas penjara untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 di Lapas dan Rutan di sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Papua dan Papua Barat, yang sangat rentan terhadap pandemi ini.

“Mengingat kesehatan warga binaan juga merupakan isu kesehatan masyarakat, kita tidak bisa mengkotak-kotakkannya. Keduanya mempengaruhi satu sama lain sehingga harus ditangani dengan cara yang kurang lebih setara. Respons kami telah diadaptasi agar sesuai dengan kebutuhan yang terus berubah,” imbuhnya.

Alexandre meyakini bahwa begitu berada di dalam penjara, infeksi COVID-19 sangat sulit untuk dikendalikan dan tindakan pencegahan menjadi yang paling penting.

Kunjungan ke Jayapura juga menjadi kesempatan bagi tim ICRC untuk mengadakan pertemuan dan berdiskusi tentang situasi terkini dengan PMI, Sekda Provinsi, Ketua Satgas COVID-19 dan perwakilan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Editor|EDWIN RIQUEN

Komentar