JAKARTA | Posisi kontingen Indonesia di klasemen sementara Asian Games 2026 Aichi-Nagoya turun dua tingkat ke peringkat 23, Kamis, 24 September 2026.
Penurunan tersebut terjadi meski Indonesia menambah satu medali perunggu melalui pedayung asal Papua, Herlin Aprilin Lali.
Herlin menyumbang perunggu dari cabang olahraga Canoe Sprint nomor Women’s C1 200 meter yang berlangsung Kamis pagi. Pada partai final, Herlin finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 47,309 detik.
Medali emas diraih pedayung Uzbekistan, Shohsanam Sherzodova, dengan waktu 46,597 detik. Perak menjadi milik wakil China, Shuai Chang Wen, dengan catatan 46,613 detik.
Capaian ini menjadikan Herlin sebagai atlet Canoe Indonesia pertama yang menyumbang medali di Asian Games 2026.

Sebelumnya, pada Rabu (23/9/2026), Herlin memastikan langkah ke final setelah finis di posisi kedua Heat 1 nomor Canoe Single (C1) 200 meter putri dengan waktu 47,530 detik.
Ia hanya terpaut 0,588 detik dari Sherzodova yang mencatat waktu 46,942 detik sebagai yang tercepat di heat tersebut.
Kesuksesan Herlin juga diikuti rekan setimnya. Ganda putri Dayumin dan Sella Monim yang berhasil mengamankan tempat di Final A nomor Canoe Double (C2) 500 meter putri setelah finis ketiga Heat 2 dengan waktu 2 menit 02,872 detik, di bawah pasangan China Sun Mengya/Ma Yanan dan duet Kazakhstan Mariya Brovkova/Ulyana Kisseleva.
Di nomor lain, tiga wakil Indonesia harus menempuh babak semifinal setelah finis di peringkat keempat heat masing-masing; kuartet Subhi, Dede Sunandar, Indra Hidayat, dan Wandi di nomor Kayak Four (K4) 500 meter putra dengan waktu 1 menit 29,762 detik di Heat 2.
Kemudian pasangan Stevani Maysche Ibo/Ramla Baharuddin di Kayak Double (K2) 500 meter putri dengan waktu 1 menit 55,066 detik, serta duet Dede Sunandar/Wandi di K2 500 meter putra dengan catatan 1 menit 39,009 detik.
Sesuai regulasi, tiga peserta teratas di setiap heat berhak langsung ke Final A, sementara peringkat berikutnya harus melalui fase semifinal.
Editor | M HASAN | SMSI NETWORK









Comment