BERITA UTAMA

5 Wartawan Peliput Letusan Gunung Anak Krakatau Belum Ditemukan, Presiden Instruksikan KSAL Kerahkan KRI Lakukan Pencarian

63
×

5 Wartawan Peliput Letusan Gunung Anak Krakatau Belum Ditemukan, Presiden Instruksikan KSAL Kerahkan KRI Lakukan Pencarian

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk segera melakukan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan letusan Gunung Anak Krakatau. Rombongan tersebut terdiri atas lima jurnalis bersama tiga kru kapal.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Kepala Negara telah memberikan instruksi pencarian sejak menerima laporan hilang kontaknya rombongan tersebut pada Senin malam. Presiden Prabowo meminta Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk segera mengerahkan kekuatan guna melakukan pencarian.

“Sejak rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI-AL langsung mengirim kapal-kapalnya,” ujar Seskab Teddy.

Menindaklanjuti instruksi Presiden, operasi pencarian langsung dilakukan dengan mengerahkan sejumlah unsur gabungan. Berdasarkan laporan KSAL, sebanyak 11 kapal dikerahkan untuk menyisir wilayah pencarian dan menemukan keberadaan rombongan.

“Sesuai laporan KSAL total ada 11 kapal gabungan yang langsung melakukan pencarian,” ungkap Seskab Teddy.

Sebelas kapal gabungan tersebut yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, serta KP Sanjaya-7017.

Pengerahan sejumlah kapal tersebut menunjukkan upaya pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur dan kekuatan secara bersama-sama. Operasi pencarian terus diarahkan untuk menemukan seluruh anggota rombongan yang hingga kini dilaporkan hilang kontak.

Di tengah berlangsungnya proses pencarian, Seskab Teddy turut menyampaikan harapan dan doa agar lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ucap Seskab Teddy.

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang diantaranya M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Arie Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firman Daus, jurnalis Anadolu Agency; serta Donal Husni, jurnalis lepas.

Mereka bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak setelah bertolak untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) siang.

FWK Minta Lanjutkan Pencarian Secara Maksimal
Sementara itu, Forum Wartawan Kebangsaaan (FWK) meminta pihak Kepolisian dan Tim SAR gabungan meneruskan upaya pencarian wartawan secara maksimal.

“Kami menyampaikan aspirasi dari pihak keluarga. Mereka adalah keluarga besar Forum Wartawan Kebangsaan,”ujar Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane pada acara “Ngobrol Santai” Forum Pimred Multimedia Indonesia dengan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddilizon Isir di Hotel Luminor, Pecenongan, Jakarta.

Doa, keprihatinan dan harapan atas keselamatan lima wartawan foto ini kembali disampaikan saat acara diskusi kebangsaan FWK, beberapa waktu kemudian, di tempat yang sama. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, antara lain Hendry Ch Bangun, mantan Ketua Dewan Pers periode 1999-2022 serta sejumlah wartawan senior lainnya.

Dihadapan para pemimpin redaksi dan pengurus Forum Pimred Multimedia Indonesia, Irjen Pol Johnny Eddilizon Isir menyampaikan, pihaknya terus memantau perkembangan pencarian lima wartawan yang hilang bersama tiga orang lainnya.

“Secara berkala, kami mendapat laporan dari Kapolda Banten (Irjen Hengki—Red) mengenai perkembangan pencarian wartawan dan tiga korban hilang lainnya,”ujar Johnny Eddilizon.

Johnny Eddilizon yang didapuk menjadi Kadiv Humas Polri, Januari 2026 ini, kemudian mengajak keluarga besar wartawan, masyarakat, ikut membantu upaya pencarian korban hilang dan menyampaikan doa terbaik untuk keselamatan para korban yang hilang, “Semoga korban yang hilang dapat ditemukan dalam keadaan selamat, sehat.”

Anggota FWK melaporkan, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat menyambangi Posko Utama SAR Gabungan, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026), sempat menemui dan berdialog dengan sejumlah istri wartawan yang hilang itu.

“Semoga tidak terjadi apa-apa ya,”ujar Irjen Hengki, sambil menyatakan pihak kepolisian, SAR Gabungan dan masyarakat terus berupaya mencari keberadaan wartawan yang hilang.

Tanggal 7 September lalu, lima wartawan foto dari berbagai media dan tiga orang lainnya, kapten kapal, ABK dan pemandu, berangkat dari kawasan Pagedongan, Carita, Pendeglang, untuk meliput dan memperoleh gambar-gambar eksklusif, sedekat mungkin dari lokasi erupsi gunung anak Krakatau.

Hendry Bangun, mantan wartawan senior Harian Kompas mengapresiasi naruli jurnalistik para jurnalis yang mau bersusah payah, terjun langsung ke dekat lokasi kejadian, demi berita eksklusif untuk disampaikan kepada masyarakat luas.

“Naluri jurnalistik teman-teman ini patut diapresiasi, apalagi di tengah era digital dan artificial intelligent, di mana wartawan cenderung ingin bekerja cepat dan tidak mau repot-repot terjun ke lokasi kejadian,”tambah Raja Pane.

Gunung anak Krakatau menjadi pusat perhatian karena mengalami erupsi dan mengeluarkan lava, abu serta material pijar. Beberapa hari lalu, lima wartawan berangkat menuju Gunung Anak Krakatau. Menurut Basarnas, posisi terakhir diketahui sekitar 18,5 Km dari pantai. Kemudian, kontak dengan mereka terputus.

Editor | TIM REDAKSI | FWK

error: COPYRIGHT © PAPUA TIMES 2023 | KARYA JURNALISTIK DILINDUNGI UNDANG-UNDANG