EKONOMI & BISNIS

Kanwil DJKN Papabaruku Kenalkan Lelang UMKM DSC Season 17

35
×

Kanwil DJKN Papabaruku Kenalkan Lelang UMKM DSC Season 17

Sebarkan artikel ini

JAYAPURA | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Papua, Papua Barat, dan Maluku memperkenalkan program Lelang UMKM pada acara Roadshow Diplomat Success Challenge (DSC) Season 17.

Kepala Seksi Bimbingan Lelang II Kanwil DJKN Papabaruku, Angger Agung Pramugalih, mengatakan lelang memiliki keunggulan dibanding penjualan biasa karena mekanisme harga yang kompetitif.

“Kalau penjualan biasa harga ditawar turun, kalau di lelang.go.id penawaran yang dilakukan pembeli adalah naik-naik,”ujar Angger.

Ia menjelaskan pemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM yang akan mengajukan lelang melalui lelang.go.id.

Kemudahan tersebut meliputi bea lelang penjual satu persen, bea lelang pembeli nol persen, tanpa uang jaminan bagi pembeli, serta kesempatan tayang hingga tiga kali sampai barang terjual.

Selain itu, Angger menyarankan bahwa apabila UMKM membutuhkan pendampingan terkait pengajuan lelang UMKM, selain mengakses layanan online, juga dapat langsung datang ke KPKNL.

Menurut Angger, karakteristik barang yang unik dan memiliki nilai tambah berpotensi meningkatkan harga saat dilelang.

Ia juga menyarankan pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan dapat mengakses layanan online atau datang langsung ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Kegiatan yang mengusung tema “Papua Juga Bisa: Berani Memulai, Siap Bertumbuh, Mampu Membawa Perubahan” ini merupakan bagian dari roadshow DSC Season 17.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua, Izharul Haq, mengatakan Kementerian Keuangan mendorong pelaku UMKM di Papua untuk membangun pola pikir bertumbuh.

“Tidak hanya sekadar berusaha, tapi tidak ada mindset untuk tumbuh. Mindset tumbuh inilah yang nanti bisa mendukung dia untuk membesarkan usahanya,” kata Izharul saat membuka kegiatan tersebut.

Izharul menilai pertumbuhan UMKM akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Papua secara umum.

“Kalau usaha-usahanya semua besar, maka secara umum perekonomian di Papua akan tumbuh. Kalau ekonominya tumbuh pasti kesejahteraan makin naik,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan peserta Papua yang menjadi grand finalis pada DSC musim sebelumnya dapat memotivasi pelaku usaha lain.

“Keberhasilan tahun lalu sebagai grand finalis DSC ini juga menular kepada teman-teman yang lain, jadi bisa mengembangkan usahanya lebih baik lagi,” katanya.

DSC Season 17 merupakan program pengembangan kewirausahaan yang telah berjalan selama 17 musim.

Tahun ini, program yang mengusung semangat “Founders of Indonesia” menyiapkan total dana hibah sebesar Rp2,5 miliar bagi founder terpilih dari berbagai daerah di Indonesia melalui kompetisi, mentoring, dan akses jejaring usaha.
Diplomat Success Challenge Season 17 digelar Aula Gedung Keuangan Negara Jayapura pada Selasa (8/9/2026).

Editor | TIM REDAKSI | SMSI NETWORK

Comment

error: COPYRIGHT © PAPUA TIMES 2023 | KARYA JURNALISTIK DILINDUNGI UNDANG-UNDANG