Polisi Tangani Kasus Senjata Api

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Kepolisian Resor Yalimo saat ini tengah menangani kasus seorang oknum Polisi berinisial AM (23) yang diduga membawa senjata api milik Polres Yalimo.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi di Jayapura membenarkan kejadian tersebut terjadi pada Minggu (09/06) sekitar pukul 04.00 WIT. “AM masuk ke salah ruangan SPKT dengan dalih mengisi daya handphone, setelah beberapa saat keluar dengan membawa tas ransel,” ucap Kabid Humas dalam keterangan resminya.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

Sementara itu, Kapolres Yalimo, Kompol Rudolof Yabansabra, mengatakan saat ini dirinya telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.“Sampai dengan saat ini yang bersangkutan masi dalam pengejaran dan pencarian oleh anggota Polres Yalimo,” bebernya.

Di tempat yang terpisah, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, mengatakan Pihak Polres sampai saat ini masih berusaha mencari keberadaan AM untuk diamankan, sehingga senpi yang dibawa tidak jatuh ke tangan yang salah.

Kapolda mengatakan Polda Papua telah mengirimkan personel tambahan dari Sat Brimob Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz untuk membantu Polres Yalimo melakukan pencarian terhadap AM.

“Saya mengharapkan dukungan keluarga, tokoh-tokoh masyarakat dan adat serta masyarakat yang mengetahui keberadaan AM dapat menginformasikan kepada pihak Kepolisian, maupun dapat menyadarkan AM untuk kembali ke Polres,” tutur Kapolda saat diwawancarai insan pers setelah kegiatan KKR di Kabupaten Mimika.

“Kami juga berpesan kepada semua pihak dapat bersabar atas upaya yang sedang kepolisian lakukan, dan tidak terpengaruh dengan informasi yang beredar yang belum tentu benar,” imbuhnya.



KKR Sukseskan Pilkada Damai di Tanah Papua

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Mathius D Fakhiri, menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka Pilkada Damai di Tanah Papua 2024 dengan tema Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua berlangsung di GOR Futsal Timika, Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (9/6/2024).

Turut dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, Kaskogabwilhan III Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, Pembawa Khotbah Pastor John Bunay, Pembawa Khotbah Pdt. Elton Bernard, para PJU Polda Papua, Para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Tokoh Masyarakat beserta Hamba-Hamba Tuhan di Kabupaten Mimika.

Dalam kesempatannya, Ketua PGGM Kabupaten Mimika, Pdt. Donald Salima mengatakan pihaknya percaya pelaksanaan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang berlangsung hari ini semata-mata bukan sebuah jadwal yang harus dilaksanakan, tetapi ini menjadi bagian dari semua peran tugas tahun lalu hingga sekarang untuk mencipatakan atmosfir situasi damai diatas tanah ini, Kabupaten Mimika yang tercinta.

“Diharapkan pelaksanaan KKR ini bisa terus berlangsung, bukan saja waktu ini tetapi juga diwaktu-waktu yang akan datang. Dengan demikian, Mimika akan penuh dengan damai dan Mimika akan menjadi contoh bagi semua kabupaten-kabupaten mulai dari sekarang sampai dengan pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolda Papua mengatakan Tanah Papua tahun ini untuk pertama kalinya menyelenggarakan pemilu untuk pemilihan tiga Gubernur, salah satunya Gubernur Papua Tengah.

“Didalam Pemilu, kita memilih pemimpin rakyat, serta ikut berpartisipasi dalam perumusan kebijakan pembangunan nasional. Karena itu, mari bersama-sama kita berdoa untuk keberhasilan Pilkada 2024,” ungkap Kapolda.

Ia menekankan bahwa pemilihan Gubernur dan Bupati itu adalah kontesasi dimana sesama anak bangsa saling berkompetisi untuk memberikan yang terbaik. Beda pilihan politik itu sah-sah saja tidak perlu disikapi secara negatif.

“Pelaksanaan KKR ini merupakan komitmen Polri dan TNI untuk menjalin komunikasi bersama pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat untuk mensukseskan perhelatan besar agenda nasional,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irjen Fakhiri mengajak untuk menjaga ersatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian, menjaga kepentingan bersama serta berkomitmen untuk bersama-sama memajukan tanah yang kita cintai ini yaitu tanah Papua, tanah yang damai yang harus sama-sama dihormati.

“Saya yakin kita dapat mencapai tujuan kita bersama. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di tanah Papua,” pungkasnya.

Pewarta | ENDI BEROTABUI

Komentar