Gubernur Wanggai: Pendidikan Kunci Kemajuan dan Kesejahteraan

WAMENA | PAPUA TIMES- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2024 di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, telah berlangsung dengan tema “Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar” dan sub tema “Pendidikan Berkualitas, Mandiri dan Berdaya Saing untuk Generasi Kabupaten Yalimo”.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai, menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci keberhasilan dalam berbagai aspek pembangunan dan pelayanan masyarakat.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

“Pendidikan sebagai kunci untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Yalimo,”ujarnya.

Pj Gubernur Papua Pegunungan Bersama Bupati Yalimo Saat Menyerahkan Hadiah kepada Pelajar disela-sela Peringatan Hardiknas.

Wanggai juga menyampaikan rasa bangga terhadap optimisme generasi muda yang terlihat selama perayaan Hardiknas.

Sementara itu, Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan atas dukungan dalam pembangunan di Kabupaten Yalimo. Beliau berjanji untuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi dalam memajukan Yalimo menjadi lebih makmur, maju, dan sejahtera.

Kedua pemimpin tersebut menegaskan komitmen mereka untuk memprioritaskan pendidikan dan pembangunan di Kabupaten Yalimo, dengan harapan bahwa kehadiran Pj Gubernur akan membawa perubahan positif dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Ini adalah momen penting yang menunjukkan komitmen terhadap pendidikan dan pembangunan di wilayah Papua Pegunungan,” ungkapnya.

Kabupaten Yalimo, yang terletak di Provinsi Papua, memiliki beberapa program unggulan dalam sektor pendidikan yang berperan penting bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Berikut beberapa informasi terkait pendidikan di Kabupaten Yalimo:

Implementasi dan Evaluasi Kemanfaatan Program Pendidikan

Pada tahun 2015, telah dilakukan implementasi dan evaluasi kemanfaatan program pendidikan di Kabupaten Yalimo. Penelitian ini mengevaluasi kebijakan pengembangan kompetensi sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah ini.

Faktor-faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, fasilitas, dan faktor politik. Upaya telah dilakukan untuk memperbaiki proses perencanaan anggaran, komunikasi, dan koordinasi, serta transparansi dalam penetapan peserta Diklat PIM (Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan).

Meskipun belum optimal, perhatian terhadap pengembangan kompetensi ASN tetap menjadi prioritas untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Yalimo.

Sarana pendidikan yang tersedia meliputi pendidikan dasar (SD dan SLTP) di seluruh distrik, sementara pendidikan tingkat atas (SLTA) hanya ada di kota Elelim dengan 2 SLTA dan 2 SMK2.

Editor | LEPIANUS KOGOYA