Tekan Inflasi, Pemprov Papua Selatan Subsidi Beras

MERAUKE | PAPUA TIMES- Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan subsidi beras bagi masyarakat Merauke. Subsidi beras sebagai upaya menekan inflasi di Papua Selatan khususnya di Kota Merauke sebagai salah satu kota di Indonesia yang menjadi pencatatan tingginya inflasi.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Maddaremmeng, saat meninjau penjualan beras subsidi di Jalan Ermasu, Selasa 26 Maret 2024 mengatakan, subsidi beras ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi yang cukup tinggi di Merauke.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Dia menjelaskan, Provinsi Papua Selatan masuk kategori inflasi tertinggi dan salah satu komoditi penyumbang inflasi tertinggi bagi Papua Selatan adalah beras. Karenanya dengan menggunakan dana tak terduga, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan subsidi beras.

Beras yang disubsidi Pemprov Papua Selatan adalah beras jenis medium dengan harga Rp18 ribu per kilogram. Pedagang yang mendapat subsidi dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan wajib menjual beras medium dengan harga Rp14 ribu perkilogram. Artinya, Pemprov Papua Selatan memberikan subsidi kepada pedagang setiap kilogramnya sebesar Rp4.000.

Sekda Maddaremmeng menyebut bahwa untuk beras yang disubsidi Pemprov Papua Selatan ini berada di tujuh titik kios beras. Yakni tiga kios di Jalan Ermasu, dan empat kios lainnya di Pasar Wamanggu Merauke. Setiap pembelian dibatasi hanya 10 kg dengan tujuan agar masyarakat lainnya bisa mendapatkan beras murah tersebut. Penjualan beras subsidi ini hanya dilakukan pada hari Senin, Selasa dan Jumat.

“Kita punya dana terbatas, sehingga tidak semua pedagang kita kerja sama. Hanya tujuh pedagang di lokasi yang memang banyak didatangi masyarakat,” kata Maddaremmeng.

Untuk mengawasi penjualan beras ini, jelas Maddaremmeng, pihaknya menempatkan petugas di titik-titik tersebut. “Dari tujuh pedagang itu, rata-rata menjual sampai satu ton atau lebih perharinya,” tambahnya.

Editor | PAPUA GROUP