Info Beasiswa: Pemprov Papua Surati Seluruh Kampus di Dalam dan Luar Negeri Pastikan Pembayaran Tunggakan Beasiswa

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua memastikan pembayaran tunggakan beasiswa program Siswa Unggul Papua (SUP) sedang berproses. Pemerintah Provinsi Papua telah menyurati seluruh universitas dalam maupun luar negeri untuk menyelesaikan pelunasan tunggakan biaya studi peserta beasiswa SUP.

“Pemprov Papua sudah menyurati kampus-kampus bahwa kita akan segera membayar beasiswa di seluruh kampus,ungkap Derek usai penyerahan Dokumen Penyelenggaraan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah Papua 2024, Selasa (23/1/2024) di Jayapura.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029,PILIHAN ANDA?

View Results

Loading ... Loading ...

Menurut Hegemur, pembayaran tunggakan bersumber dari anggaran Pemprov Papua didukung Pemerintah Kabupaten Kota termasuk dukungan dari Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan. Proses pembayaran tunggakan sedang dilakukan dengan total tunggakan sebesar Rp116,8 miliar.

Plt Sekda bersama para Pejabat Kabupaten Kota dan Provinsi DOB bertemu Orang Tua Mahasiswa. di Kantor Gubernur Papua.

Sebelumnya pada rapat bersama para Gubernur Se-Papua pekan kemarin di Jayapura, disepakati penyelesaian pembayaran tunggakan beasiswa bulan Juli-Desember 2023 dan kelanjutan pembiayaan beasiswa tahun 2024 dari alokasi dana Otonomi Khusus. Pelunasan beasiswa di kawal Kementerian Dalam Negeri.

Tunggakan beasiswa Papua sebesar Rp 116 miliar dengan total penerima beasiswa mencapai 1.623 mahasiswa, terdiri dari 1.347 mahasiswa di dalam negeri dan 276 orang di luar negeri.

Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Penerima Beasiswa Dalam Negeri dan Luar Negeri, Jhon Reba menyebutkan 1.623 mahasiswa penerima Beasiswa Program Siswa Unggul (SUP) berasal dari Kota Jayapura sebanyak 636 mahasiswa, 472 mahasiswa dari Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor sebanyak 238 mahasiswa, Kabupaten Kepulauan Yapen 105 mahasiwa, Kabupaten Supiori 59 mahasiswa, Kabupaten Keerom 38 mahasiswa, Kabupaten Sarmi 37 mahasiwa, Kabupaten Mamberamo Raya 23 mahasiswa dan Kabupaten Waropen 15 mahasiswa.

Editor | PAPUA GROUP







Komentar