Agustus 2023, Ekspor Papua Capai US$723,86

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua merilis nilai ekspor Papu pada bulan Agustus 2023 mencapai 2023 Mencapai US$723,86 Juta. Jumlah ini naik 181,19 persen dibandingkan Juli 2023 senilai US$257,43 Juta.

Kepala BPS Papua, Adriana Carolina,S.E.,M.M mengatakan kenaikan nilai ekspor Papua ini berupa nonmigas yakni bijih logam, terak, dan abu (HS26) Papua pada Agustus 2023 senilai US$719,66 juta. Ekspor Kayu & Barang dari Kayu (HS44) senilai US$2,84 juta.

Ekspor golongan Ikan & Hewan Air Lainnya (HS03) senilai US$0,16 juta dan Ekspor Non Migas Lainnya senilai US$1,19 juta yang dikirimkan langsung dari Papua.

Pada Agustus 2023, tercatat 5 (lima) pelabuhan muat ekspor di Papua yaitu Pelabuhan Amamapare, Pelabuhan Jayapura, Pelabuhan Serui, Bandara Theys Eluay Sentani, Bandara Frans Kaisiepo, dan Pelabuhan Merauke.

Ekspor terbesar bulan Agustus berasal dari Pelabuhan Amamapare Kabupaten Mimika yaitu senilai US$719,66 juta atau sebesar 99,44 persen dari total ekspor Papua.

“Secara kumulatif, total ekspor Papua pada Januari-Agustus 2023 adalah senilai US$3.711,11 juta, menurun 9,36 persen dibandingkan total ekspor Januari-Agustus 2022 yang senilai US$4.094,53 juta,”jelas Carolina didampingi Akhmad Fauzi, SST, Fungsional Statistisi Madya BPS Papua.

Selain pelabuhan muat di Papua, terdapat sebesar US$4,04 juta barang ekspor berasal dari Papua yang dimuat di pelabuhan maupun bandara diluar Papua.

Kepala BPS Adriana memaparkan barang ekspor asal Provinsi Papua juga ini dimuat di pelabuhan maupun bandara diluar Papua. Di Pelabuhan Tanjung Perak berasal dari golongan Kayu dan Barang dari Kayu (HS44) senilai US$5,03 juta

Kemudian, di Bandara Atambua dimuat barang ekspor senilai US$0,01 juta dari golongan ikan, krustasea, & moluska (HS03), dan golongan Bijih logam, terak, dan abu (HS26).

Di Pelabuhan Amurang dimuat barang ekspor senilai US$0,01 juta berupa golongan Barang dari besi dan baja (HS73). Barang dari Minyak atsiri, wewangian, dan kosmetik (HS33) senilai US$17,71 dimuat di Bandara Soekarno Hatta.

Selama Januari-Agustus 2023, Ekspor dari golongan Kayu dan Barang dari Kayu (HS44) senilai US$27,41 juta memberikan andil 99,26 persen terhadap total ekspor komoditi asal Papua yang dimuat di pelabuhan di luar Papua.

Editor | TIM