Pemda Biak Numfor Kirim 15 Ton Jahe ke Kota Jayapura

BIAK | PAPUA TIMES- Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, kembali melakukan pengiriman 15 ton jahe putih ke Kota Jayapura, Selasa (07/09/2021). Pengiriman 15 ton atau 1 kointainer jahe putih itu adalah yang kedua kalinya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, pekan lalu juga dikirim sebanyak 15 ton.

Upaya Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mencari pasar keluar dengan tujuan untuk membantu stabilitas harga jahe di kalangan petani, karena stok produksinya sudah tergolong melimpah di Kabupaten Biak Numfor, oleh karena itu jika hanya dijual di Biak maka sudah dipastikan banyak tidak laku terjual.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

“Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berupaya mencarikan pasar terhadap jahe-jahe masyarakat ini, ya salah satunya dengan mengirim ke luar daerah, seperti yang akan dilakukan ini, yakni mulai mengirim ke Kota Jayapura,” kata Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd.

Pengiriman jahe yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Perusda PT. Babe Oser. Jahe-jahe masyarakat langsung jemput di lokasi, selanjutnya dikumpul dan dikemas lalu diangkut untuk disatukan dalam kontainer dan dikirim.

Hasil pantauan langsung di lapangan, lanjut Herry Naap, bahwa usaha budidaya di masyarakat sudah cukup baik dengan produksi yang terus meningkat. Untuk itu, pemerintah daerah berupaya mencarikan solusi pasar dengan cara mengirim jahe-jahe tersebut ke daerah yang memiliki permintaan banyak, salah satunya Kota Jayapura dan sekitarnya.

Dikatakan, kebijakan itu juga diambil oleh pemerintah daerah adalah untuk menjaga stabilitas harga jahe agar masyarakat petani jahe tidak merasa rugi ketika harga jahe anjlok di Biak karena ketersedian jahe melimpah, sementara pembelinya terbatas kalau hanya di jual di Biak.

“Beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga sudah pernah melakukan pengiriman jahe dengan tujuan Kota Surabaya. Untuk itu, budidaya pengembangan jahe terus dipacu karena dinilai cocok dengan kondisi struktur tanah di Kabupaten Biak Numfor dan perawatannya tidak terlalu susah,” pungkasnya.

Editor | EVANS K

Komentar