PON XX: Josua Siap Amankan Emas Tinju

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Dari 17 nama yang disiapkan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Papua menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, nama Josua Manullang menjadi salah satu petinju unggulan untuk meraih medali emas.

Josua Manullang baru saja bergabung dengan kontingen Papua tahun 2018 lalu. Petinju kelahiran 27 Januari 1990 itu direkrut khusus untuk mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua pasca kegagalan meraih medali emas di PON XIX Jawa Barat.

Josua didatangkan bersama salah seorang rekannya, Gresty Alfons. Keduanya merupakan petinju peraih medali emas saat memperkuat kontingen Jawa Barat di ajang PON XIX, lima tahun lalu.

Petinju berdarah Batak itu tak menolak tawaran kontingen Papua karena ia sangat terinspirasi dengan petinju-petinju legendaris dari Tanah Papua.

“Saya mulai bergabung dengan tim Papua pada 2018 akhir. Saya tertarik bergabung karena di Papua banyak petinju legendaris dan melahirkan banyak petinju bagus. Saya ingin mengikuti jejak mereka dan mencari pengalaman bersama petinju legendaris Papua untuk mengasah kemampuan saya,” kata Josua.

Josua sendiri mengawali karier bertinjunya bermula dari ajakan teman. Karena rasa penasarannya, Josua akhirnya memutuskan menggeluti olahraga tinju.

“Saya masuk di olahraga tinju ini karena diajak oleh teman. Dan saya penasaran dengan olahraga tinju, lalu saya memutuskan untuk terjun di olahraga tinju. Lama-lama saya jatuh cinta juga,” ungkapnya.

Petinju yang hanya berprofesi sebagai atlet ini punya banyak prestasi di atas ring tinju. Kejuaraan ke kejuaraan sudah diikutinya dengan hasil yang sangat membanggakan.
Pada ajang PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 silam, Josua menyabet medali emas di kelas 81 kg kelas berat ringan.

“Kalau prestasi yang pernah saya dapat ada juara 1 open tournament Gubernur Cup di Maluku, juara 1 sarung tinju emas di Bogor, juara 1 Kapolri Cup, dan medali emas PON XIX di Jawa Barat,” terang Josua.

PON XX di Papua akan menjadi PON kedua bagi Josua Manullang. Memperkuat tim tuan rumah, Josua berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi Tanah Papua.

“PON XX ini jadi PON kedua saya. Saya berdoa kepada Tuhan menolong saya dalam setiap pertandingan. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempersembahkan medali emas kepada masyarakat Papua,” tuturnya.

“Saya optimis. Sampai titik darah penghabisan saya akan berjuang dan saya yakin Tuhan akan menolong dan menjadi sumber kekuatan bagi saya. Saya juga memohon dukungan doa dari masyarakat Papua dan keluarga saya di Medan agar saya bisa melewati rintangan di ajang PON XX nanti,” pungkas Josua.

Pelatih tinju PON Papua, Ayub Epa kepada Jubi beberapa waktu lalu mengaku pihaknya mematok target enam medali emas pada PON XX.

“Kita akan memasang target sesuai dengan yang ditargetkan. Tapi kita lihat saja nanti di lapangan, kalau bisa lebih itu lebih bagus buat kita,” katanya.

Editor | TIM

Komentar