Voli Papua Ditugaskan Amankan 2 Emas

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Papua diberikan target untuk menyumbangkan 2 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Papua Kenius Kogoya,SP.M.Si mengatakan target ini untuk memenuhi capaian kontingen Papua yang membidik posisi 5 besar pada PON XX yang digelar pada tanggal 2-15 Oktober 2021 di Tanah Papua.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

KONI Papua, lanjut Kenius, menempatkan Cabang Olahraga (Cabor) Bola Voli sebagai salah satu Cabor prioritas yang diberikan tugas menyumbang medali emas.

“Cabor Bola Voli termasuk Cabor prioritas Papua dan diharapkan menyumbangkan 2 medali emas. Makanya kita berharap PBVSI Papua bisa menyiapkan atletnya dengan baik,”harapnya.

Sekum KONI Foto Bersama Dengan Pengurus PBVSI Papua Usai Serah terima Ketua PBVSI Dari Komjen Paulus Waterpauw kepada Irjen Pol Mathius Fakhiri

Dia bilang sebagai tuan rumah PON, Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH memberikan target kepada KONI Papua untuk meraih prestasi terbaik. Minimal, Papua berada di posisi kelima klasemen PON XX.

“Bapak Gubernur menargetkan kita berada di posisi 5 klasemen pada PON XX makanya kita minta Cabor-cabor prioritas wajib menyumbangkan medali emas bagi kontingen Papua,”Bung Keni, panggilan akrabnya.

PBVSI Papua saat ini dipimpin Irjen Pol Mathius Fakhiri selaku Kapolda Papua. Dia menggantikan Komjen Pol Paulus Waterpauw yang kini menjabat sebagai Kabaintelkam Polri.

Fakhiri mengaku target yang diberikan KONI Papua merupakan amanat yang harus dipenuhi seluruh pengurus dan atlet bola voli. Oleh karena itu, ia meminta seluruh atlet dan pelatih berlatih serius untuk mewujudkan target dari Pemerintah dan Masyarakat Papua pada PON XX dengan meraih menyumbangkan medali emas.

“Kami upaya untuk penuhi target dari KONI Papua meraih 2 medali emas,”katanya saat acara serah terima jabatan Ketua Umum PBVSI Papua yang digelar di Mapolda Papua, belum lama ini.

Editor | HANS AL | ANDIKA

Komentar