oleh

KONI Sayembarakan Logo Persitoli Tolikara

JAYAPURA (PTIMES)- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tolikara menggelar sayembara desain logo Persatuan Sepak Bola Indonesia Tolikara (Persitoli). Sayembara ini dalam rangka menyiapkan tim kebanggaan masyarakat Tolikara dan Tanah Papua itu menuju liga Indonesia.

Bupati Tolikara didampingi Asisten II Saat Menghadiri Rapat dengan Pengurus KONI.

Sayembara logo Persitoli ini merupakan hasil rapat bersama antara Pengurus KONI Tolikara dengan Bupati Usman G.Wanimbo,SE,M.Si selaku Pembina sekaligus pendiri Persitoli, yang berlangsung di Grand Abe Hotel, akhir pekan kemarin.

Rapat yang dihadiri juga Asisten II Yusak Totok krido,M.Ks memutuskan waktu sayembara sejak tanggal 03-10 Oktober 2020, dibuka untuk umum dan para pemenang akan diberikan hadiah masing-masing juara 1 Rp20 juta, juara kedua Rp7 juta dan juara ketiga Rp5 juta.

Bupati Tolikara, Usman G.Wanimbo,SE,M.Si mengatakan desain Persitoli diharapkan menginspirasi beberapa aspek seperti mencerminkan identitas, nuansa,makna serta spirit daerah Toli.

Dalam rapat KONI itu disepakati bentuk logo dengan warna latar biru karena Tolikara dikenal dengan lembah biru. Dan juga terdapat burung wallet dada putih belakang biru. Kemudian gambar bola, aksesoris Papua khas budaya suku Lani Tolikara sebagi salah satu corak khas budaya Papua dengan slogan “Pasukan Wallet Biru”.

Usulan logo dan slogan lain yang disepakati yakni warna latar biru dengan menampulkan gambar orang berdiri dan siap menendang bola. Ditambah aksesoris budaya Papua.

Bupati Tolikara yang akrab di sapa UGW itu berharap dengan logo baru menjadi era baru Persitoli menjadi sebuah tim professional yang siap berlaga di liga-liga nasional.

Dikemukakan UGW, perkembangan sepak bola begitu cepat dan saat ini telah menjelma menjadi sebuah industri olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi namun sudah masuk dalam ranah interpreneur atau wirausahawan yang menggiurkan.

Oleh karena itu, Persitoli disiapkan sejak dini untuk menjadi klub sepakbola profesional.“Persitoli Tolikara kelasnya sudah meningkat ke professional. Apalagi persitoli putri beberapa kali tampil di nasional bahkan regional. Sementara persitoli putra merangkak naik liga 3. Maka berbagai perubahan dan persiapan patut dilakukan sejak dini,”ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa perubahan Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Persitoli sedang disiapkan sehingga penanganan tim ini akan diberikan kepada pihak swasta profesional.

Editor: HANS BISAY

Komentar

News Feed