Wagub Instruksikan Satgas Covid Awasi Tempat Wisata

JAYAPURA (PTIMES) – Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menginstruksikan Satgas Covid setempat, untuk mulai mengawasi sejumlah tempat wisata di Kota Jayapura dan sekitarnya, guna memastikan seluruh pengunjung menjalankan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan virus corona.

“Sudah kita putuskan bersama Satgas Covid Provinsi nanti bersama pihak keamanan dan stake holder terkait, dimana mereka akan lebih aktif mengawasi tempat wisata di hari-hari Libur”.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

“Keberadaan Satgas Covid tentunya untuk memastikan agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik. Sehingga penularan corona bisa kita cegah,” terang Wagub Klemen di Jayapura, Kamis.

Wagub katakan, Pemprov Papua tidak melarang warganya untuk berlibur di tempat wisata. Hanya saja, dari laporan yang diterimanya, sebagian besar pengunjung di sejumlah tempat wisata, tak menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

“Sehingga dikhawatirkan bisa menjadi tempat penularan Covid. Dan hal ini yang kita tidak inginkan. Sebab berdasarkan fakta saja, sampai saat ini penularan corona di Kota Jayapura dan sekitarnya masih sangat tinggi”.

“Jadi, dimana pun kita berada saya ajak kita disiplin pakai masker, jaga jarak, lalu protokol kesehatan diikuti dengan baik,” ajak ia.

Selain aktif di tempat wisata, Satgas Covid juga diminta Klemen mengawasi setiap jalanan di malam hari. Sebab di khawatirkan masih ada perkumpulan warga saat malam hari tanpa menjalankan protokol kesehatan.

“Karena kunci sukses tidaknya kita menangani virus corona ini bukan di Satgas Covid atau pemerintah. Sebenarnya ada di masyarakat. Kalau masyarakat disipilin saya kira penularan tidak akan terjadi,” pungkasnya.

Diketahui, sampai dengan 17 Maret 2020, positif Covid-19 di Papua 2720 kasus kumulatif dengan 1431 dirawat, 1259 sembuh dan 30 meninggal.

Kota Jayapura dengan penularan tertinggi, yakni 1671 kasus kumulatif, Mimika 479 serta Kabupaten Jayapura 254.

EDITOR : ERWIN