Covid-19 di Papua Tembus 1038 Kasus, Warga Kota Jayapura Diwarning

JAYAPURA (PTIMES) – Jumlah positif Covid-19 di Provinsi Papua kini tembus 1038 kasus kumulatif. Angka itu diumumkan Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid – 19 Papua, setelah dalam 24 jam terakhir, terjadi penambahan 109 kasus baru. Yaitu, 108 kasus di Kota jayapura dan Kabupaten Jayapura 1 kasus.

Dengan tambahan ini, maka Kota Jayapura tercatat sebagai daerah dengan kasus tertinggi yakni mencapai 527 kasus per 6 Juni 2020, dimana saat ini terdapat 465 pasien dalam perawatan, 54 orang sembuh, 8 orang meninggal, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 806 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 7 orang.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

“Saya kira dengan situasi saat ini maka jangan lagi masyarakat kita acuh tak acuh. Penularan sudah mencapai 1038 dan sudah waktunya kita peduli, disiplin untuk jaga diri, jaga keluarga dan lingkungan dari penularan virus corona,” terang Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Papua Dr. Silwanus Sumule, lewat telewicara, Sabtu (6/6/2020).

Sementara dari 1038 kasus positif Covid-19, separuhnya penularan terjadi di Kota Jayapura. Oleh karena itu, warga Kota Jayapura diingatkan agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah maupun WHO.

Seperti selalu mencuci tangan saat menyentuh apa pun, jaga jarak dan wajib memakai masker apabila beraktivitas di luar rumah. “Intinya hindari keramaian dan tinggal di rumah. Kalau penting harus keluar pakai masker dan jangan lupa cuci tangan supaya terhindari dari penyakit ini,” imbaunya.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal dalam beberapa kesempatan meminta warga bumi cenderawasih agar peduli terhadap kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Sebab meski Pemerintah Provinsi Papua berupaya melakukan penguatan sistem kesehatan, namun masyarakat tetap tak disiplin, maka semua hal yang dilakukan bakal percuma.

“Untuk itu, kita lagi-lagi imbau masyarakat supaya tetap di rumah. Lakukan protokol kesehatan jika berada di luar rumah. Supaya kita bisa sama-sama terhindari dari virus corona ini,” imbau ia.

Editor: ERWIN RIQUEN