Positif Corona 89 Kasus, 3 Kasus Perdana Ditemukan di Nabire

JAYAPURA (PTIMES) – Penularan virus corona atau covid-19 di Provinsi Papua belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Sebaliknya, angka penularan terus meroket hingga pada Jumat (17/4/2020) malam, dimana angka kasus positif corona mencapai 89 kasus.

“Terjadi penambahan sembilan kasus baru pasien corona sampai Jumat malam ini,” terang Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule, di Jayapura.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Penambahan sembilan kasus positif corona ini ini terbilang memprihatinkan sebab tiga diantaranya ditemukan perdana di Kabupaten Nabire.

“Sehingga dari 89 kasus, 63 pasien dirawat, 19 sembuh dan tujuh meninggal,” kata dia.
Sementara khusus untuk Kabupaten Nabire, sambung dia, rata-rata penderita berada di usia 50 tahun keatas.

“Namun virus ini masuk cluster mana kita belum tahu. Masih sementara kita lacak,” kata Silwanus.

Dengan makin meningkatnya penularan virus corona, ia kembali meminta masyarakat untuk tidak menganggap remeh seruan pemerintah daerah untuk tinggal di rumah dalam rangka memutus mata rantai penyebarannya.

Diketahui sebaran Covid-19 di Papua terbagi atas Kota Jayapura 26 kasus positif, 16 dirawat, tujuh sembuh dan tiga meninggal.

Kemudian di Kabupaten Jayapura telah ditemukan17 kasus, 12 dirawat, empat sembuh dan satu meninggal.

Kabupaten Mimika ada 24 pasien positif, 18 pasien dalam perawatan, tiga sembuh dan tiga meninggal.

Kabupaten Keerom telah ditemukan empat kasus, semua dirawat di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Begitu juga tiga pasien yang berasal dari Kabupaten Sarmi.

Kabupaten Merauke ada sembilan pasien, lima perawatan dan empat sembuh.

Sedangkan Kabupaten Mamberamo Tengah tersapat satu pasien yang dirawat di RSUD Wamena.

Kabupaten Jayawijaya ada dua kasus positif yang seluruhnya masih dirawat.

Sementara Kabupaten Nabire telah ditemukan tiga kasus positif dan seluruhnya masih dalam perawatan di rumah sakit
rujukan setempat.

EDITOR : ERWIN