Nenas Bokondini Dibidik Jadi Jus PON

BOKONDINI- Buah Nenas asli Bokondini Kabupaten Tolikara bakal diproduksi menjadi minuman kemasan (berbentuk jus) para atlit di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI tahun 2020 di Tanah Papua.
Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP,MH saat kunjungan kerja di Bokondini mengatakan, terkait hal itu pihaknya telah menyepakati bersama dengan pemerintah kabupaten Tolikara melalui program Gerbang Mas (kini telah berganti menjadi BANGGA). “Kita telah kembangkan jus Nenas maupun jus buah merah. Diharapkan sudah diproduksi terutama di Bokondini. Ini Nenas harus diproduksi sebanyaknya, jadi bupati Tolikara harus bantu untuk pengelolaannya,” kata Gubernur Lukas
Menurut dia, jika minuman Nenas ini diproduksi lebih banyak pastinya selain untuk dikonsumsi pada PON juga bisa di eskpor keluar. Apalagi minuman ini berasal dari buah nanas yang ditanam tanpa menggunakan pupuk atau organik.
“Buah Nenas disini selalu berbuah tiap saat sepanjang tahun, tanpa mengenal musim. Sehingga dengan kelompok petani nanas ini dengan dibantu pemerintah. Mereka bisa memproduksi lebih banyak bahkan bisa dijual keluar Papua,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Tolikara, Usman Wanimbo mengatakan, produksi buah Nenas di daerahnya masih berskala kecil namun akan terus dikembangkan. “Karena arahan pak gubernur agar turut menyukseskan PON 2020, makanya untuk kegiatan yang dianggarkan pada APBD 2019. Kita lebih banyak arahkan untuk ini (produksi jus nanas). Karena ini akan menjadi minuman favorit para atlit,” katanya.
“Sehingga kami pemkab Tolikara punya tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap usaha yang memproduksi melalui dinas pertanian,” sambungnya.Selain minuman nenas, lanjut Usman, pihaknya juga tengah menggenjot produksi kopi kemasan dan juga buah merah.

Editor: LEPIANUS KOGOYA