oleh

DPK Gandeng PKK Sarmi Bangun Kampung

SARMI-Dinas Pemberdayaan Kampung (DPK) Kabupaten Sarmi menjalin kerjasama dengan Tim Pengerak PKK Sarmi membangun masyarakat kampung melalui program Dasa Wisma. Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sarmi menguicurkan anggaran untuk menopang wirausaha yang dilakukan kaum perempuan di daerah itu.
Kepala Dinas DPK Sarmi,Eduardo Dimo,ST,MKP mengatakan Dasa Wisma merupakan salah satu program andalan DPK Sarmi yang ditujukan ke distrik dan kampung-kampung di kabupaten tersebut.
“‎Dasa wisma merupakan program turun kampung yang ditujukan kepada ibu-ibu dikampung-kampung,”ungkap Eduardo disela-sela Sosialisasi Program Dasa Wisma di empat Distrik yakni Distrik Bonggo, Distrik Pantai Timur Betaf, Distrik Pantai Timur Barat Burtin dan Distrik Fe’en, Selasa (17/10/2017) yang juga dihadiri Ketua PKK Sarmi, A. Waromi Fonataba.
Menurut Eduardo, program ini melibatkan PKK Sarmi sebagai mitra yang akan langsung berkerja mengayomi ibu-ibu di kampung-kampung. Dirinya optimis bila PKK Kabupaten Sarmi yang menjadi mitranya akan mampu menjadi ujung tombak bagi pengembangan wirausaha ibu-ibu di kampung dan yakin program Dasa Wima mampu mewujudkan keluarga sejahtera.
Ditempat yang sama ketika memberikan arahan singkat ketua PKK Kabupaten Sarmi, A. Waromi Fonataba berpesan kepada ibu-ibu bahwa PKK akan menjadi mitra yang diharapkan mampu membantu membina para ibu-ibu sehingga lewat dana Dasa Wisma, ibu-ibu dapat nengembangkan wirausaha di kampung-kampung.
Dia Mengemukakan bahwa sosialisasi dan penjelasan tentang pemanfaatan dana Dasa Wisma ini, sangat diperlukan sehingga para mama-mama begitu menerima kuncuran dana Dasa Wisma mampu menggunakan dengan baik demi kesinambungan wirausaha.
“Penggunaan dana yang benar untuk meningkatkan ekonomi keluarga seperti membuat kue dan juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur-sayuran untuk menopang hari hidup keluarga menuju keluarga sejahtera,”ungkap Ibu Bupati Sarmi.

BACA JUGA  Jakarta Stop Tipu Papua, Dana Otsus Tra Sampe 1000 Triliun

Editor: HANS BISAY

Komentar