BERITA UTAMAPROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN

Seleksi JPT di Papua Pegunungan Terbuka Transparan

72
×

Seleksi JPT di Papua Pegunungan Terbuka Transparan

Sebarkan artikel ini

Gubernur Tabo: Tidak Ada Lagi Membeli Kucing Dalam karung

Gubernur Dr (HC) John Tabo,S.E,.M.B.A pada Apel Pagi ASN se-Provinsi Papua Pegunungan,Senin, 12 Oktober 2026, di halaman kantor gubernur Papeg, Wamena.

WAMENA | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menjamin seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbuka dan transparan.

Jaminan itu disampaikan Gubernur Dr (HC) John Tabo,S.E,.M.B.A pada Apel Pagi ASN se-Provinsi Papua Pegunungan,Senin, 12 Oktober 2026, di halaman kantor gubernur Papeg, Wamena.

“Semua transparan. Tidak ada lagi seperti membeli kucing dalam karung. Semua kemampuan peserta akan diuji dalam proses seleksi ini. Anda sendiri yang menentukan diri Anda, apakah menjadi kepala atau menjadi anak buah,” tegas Gubernur Tabo.

Ia mengingatkan peserta seleksi mempersiapkan diri dengan baik sehinga dapat menjalani tes tanpa bebanm. “Bagi mereka yang mengikuti seleksi terbuka, selamat mengikuti seleksi dengan baik. Bersainglah, karena nilai Anda yang akan menentukan untuk menjadi kepala,” ujarnya.

John menyampaikan untuk menjaga transparansi, maka seluruh proses seleksi terbuka dikoordinir langsung Lembaga Administrasi Negara (LAN) dengan melibatkan para ahli.

“Tim seleksi sudah tiba dari LAN. Sesuai jadwal, seleksi dilaksanakan. Semua transparan,”tegas Gubernur Tabo.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, mengungkapkan Panitia Seleksi (Pansel) telah menyelesaikan verifikasi berkas tahap pertama dan kedua seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk pengisian jabatan definitif Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun, proses seleksi tersebut masih menghadapi kendala pada sejumlah OPD karena jumlah pelamar belum memenuhi ketentuan dan masih terdapat berkas persyaratan yang belum lengkap.

“Seleksi JPT untuk definitif OPD ini sudah diumumkan. Pansel sudah melaksanakan verifikasi berkas tahap pertama dan kedua. Tetapi ada beberapa OPD yang masih kurang karena pelamarnya tidak memenuhi syarat atau jumlah pelamarnya kurang,” ujar Elai.

Ia menyebutkan, masa pendaftaran dalam seleksi tersebut telah diperpanjang sebanyak dua kali. Karena itu, pihaknya berharap kekurangan administrasi dapat segera diselesaikan agar seleksi dapat masuk ke tahapan berikutnya.

“Kita berharap dalam waktu yang singkat ini berkas-berkas yang masih kurang, baik dari pimpinan OPD yang memegang Plt maupun pelamar, dapat dilengkapi seluruhnya,” katanya.

Elai menegaskan, pengisian jabatan definitif melalui mekanisme JPT dilakukan berdasarkan seleksi terbuka, bukan penunjukan langsung.

“Ini bukan penunjukan langsung atau kebijakan. Ini aturan seleksi terbuka. Siapa saja yang memenuhi persyaratan silakan mendaftar dan mengikuti proses seleksi sampai selesai. Siapa yang mendapatkan hasil terbaik, itu yang akan dilantik oleh Pak Gubernur,” jelasnya.

Ia meminta seluruh pelamar memastikan persyaratan yang telah ditetapkan dan diumumkan dapat dipenuhi. Kelengkapan dokumen menjadi bagian penting agar proses seleksi tidak kembali tertunda. Setelah administrasi dinyatakan lengkap, proses akan dilanjutkan sesuai mekanisme yang ditetapkan pansel.

Editor | BERTI PAHABOL | SMSI NETWORK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: COPYRIGHT © PAPUA TIMES 2023 | KARYA JURNALISTIK DILINDUNGI UNDANG-UNDANG