WAMENA | Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, S.E., M.M., kembali mengingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk terus berbenah diri dan tingkatkan kedisiplinan supaya pelayanan kepada masyarakat dapat efektif.
Penegasan itu disampaikan Pahabol saat memimpin apel pagi bersama di Wamena, Kamis (17/4/2025).
Apel tersebut diikuti lebih dari 600 ASN dari total 1.050 ASN yang ada di lingkungan Pemprov Papua Pegunungan. Wagub Ones Pahabol mengatakan, kehadiran ASN pada apel hari Kamis yang baru mencapai sekitar 50 persen merupakan catatan serius bagi kedisiplinan.
“Enam ratus orang lebih hadir di pagi ini, dari seribu lima puluh. Berarti Hari Kamis jadi hari setengah dalam satu minggu ini, jadi lima puluh persen belum hadir. Bapak Gubernur dan saya sebagai Wakil Gubernur harap sekali supaya ke depan lima puluh yang sisa belum hadir hari ini bisa hadir,” ujar Ones Pahabol.
Ia menegaskan, disiplin adalah bagian yang tidak terlepas dari kehidupan sebagai pegawai negeri sipil yang telah mendapatkan anugerah dan kepercayaan negara.
“Bersyukur sekali kita yang sudah jadi pegawai negeri sipil. Ada banyak orang yang sedang tunggu sampai usia habis tapi tidak jadi PNS. Jadi kewajiban dan tanggung jawab kita harus dilaksanakan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Ones Pahabol juga memberikan penekanan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menganalogikan para kepala OPD sebagai Koki yang harus mampu menyiapkan resep masakan yang baik dan enak sehingga menjadi penetu keharmonisan dengan staf.
“Kepala-kepala OPD ini seperti Koki harus siapkan resep masak yang paling enak supaya disukai pelanggan. Kalau tidak enak, kepala OPD-nya itu masakannya jelek maka orang tidak suka hidangan yang disiapkan itu,” katanya. Wagub menambahkan keharmonisan internal OPD sangat menentukan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk berpikir tentang regenerasi birokrasi. Kata Ones, jabatan hanya bersifat sementara hanya 5 tahun hingga 10 tahun, sehingga pembinaan kepada bawahan menjadi penting agar sistem kerja berkesinambungan dan berjalan baik.
Wagub Ones juga menegaskan kekompakan antara Gubernur John Tabo dan dirinya sebagai satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
“Saya ini Wakil Gubernur, tapi jangan saya dipisahkan dari Gubernur. Kami dua ini darah satu sudah menjadi satu, apalagi hubungan di Golkar lama sekali. Ini Garuda ini, satu kesatuan tidak bisa dipisahkan,” ujarnya.
Pahabol juga mengingatkan agar tidak ada praktik saling menjatuhkan di dalam tubuh pemerintahan serta praktik gonta-ganti staf yang didasari motif pribadi. “Saya kasih tau, tidak boleh ganti-ganti, itu tidak boleh. Pemerintahan ini dipimpin Bapak Gubernur John Tabo.,” tegasnya.
Wakil Gubernur berpesan agar seluruh ASN menjaga diri dan situasi keamanan di Kota Wamena dan kabupaten lainnya, serta mengedepankan pelayanan yang ramah.
“Provinsi yang termahal ini, provinsi yang paling terakhir dari Indonesia ini harus benar-benar kasih itu ada di dalam hati kita masing-masing. Sapa, baik, senyum. Walaupun hitam-hitam juga tapi ada senyum membuat hati yang lain juga lebih menerima,” pungkasnya.
Apel pagi dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan, para asisten, staf ahli, kepala biro, kepala badan, dan seluruh staf di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Editor | BERTI PAHABOL | PAPUA GROUP
