PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN

DPPKB Papua Pegunungan Gelar Pelatihan dan Pendampingan UMKM

32

WAMENA | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan, Pembinaan, dan Pendampingan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga yang berlangsung di Hotel Sartika Wamena, Senin (14/9/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala DPPKB Provinsi Papua Pegunungan, Isak Jikwa, S.K.M., M.Kes., didampingi Sekretaris Dinas, para kepala bidang, serta jajaran pejabat di lingkungan DPPKB.

Isak Jikwa mengatakan kegiatan bertujuan memberikan pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya kelompok usaha masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain pelaku UMKM, kegiatan tersebut turut melibatkan para pengrajin anyaman Noken yang mewakili komunitas lokal dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.

“Program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Papua Pegunungan dalam mendukung visi dan misi Bapak Gubernur untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Melalui pelatihan dan pendampingan ini, kami ingin mendorong para pelaku usaha kecil agar mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan sehingga hasilnya dapat menopang kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anak,” ujar Isak.

Ia menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.BA., dan Dr. Ones Pahabol,S.E.,M.M yang menekankan pentingnya program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Isak, peningkatan kapasitas masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah meskipun pelaksanaan program saat ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi dari pusat hingga daerah.

Kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen DPPKB untuk melaksanakan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta tata kelola usaha.

“Pembangunan daerah yang kuat harus dimulai dari kesejahteraan keluarga di dalamnya. Walaupun saat ini fokus kami ada pada pembekalan pola pikir dan tata kelola usaha, ke depan kami berharap dukungan anggaran dapat terus ditingkatkan agar dapat memberikan permodalan awal bagi kelompok-kelompok usaha masyarakat,” jelasnya.

Isak berharap pelatihan dan pendampingan tidak berhenti pada tahap pembekalan, tetapi menjadi langkah awal bagi kelompok usaha untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

DPPKB Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen melanjutkan pendampingan bagi pelaku usaha kecil di Wamena dan wilayah sekitarnya. Melalui upaya tersebut, kemandirian ekonomi keluarga diharapkan semakin kuat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.

Editor | BERTI PAHABOL | SMSI NETWORK

Exit mobile version