WAMENA | Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, SE., M.BA menegaskan, pameran pembangunan yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan merupakan langkah konkret untuk memberikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan kepada publik.
Pameran tersebut menampilkan capaian pembangunan selama tahun anggaran 2025.
“Ini langkah konkret memberikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang sudah dilaksanakan selama satu tahun 2025 kepada publik, supaya masyarakat tahu,” jelas Gubernur John Tabo kepada pers usai menyambangi stand-stand Pameran Pembangunan dari masing-masing OPD maupun kabupaten, Rabu 12 Agustus 2026.
Pameran Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan dijadwalkan berlangsung dari 12-14 Agustus 2026 di Wamena,Jayawijaya, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kepada masyarakat terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan selama tahun anggaran 2025. Sekaligus merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 tanggal 17 Agustus 2026
Pameran ini terbuka untuk umum. Gubernur juga mengundang pimpinan dan anggota DPR Papua Pegunungan, Majelis Rakyat Papua (MRP), hingga kalangan intelektual untuk dapat melihat dan mengakses langsung informasi di masing-masing stand sehingga mendapat fakta dan data yang akurat.
Gubernur mengapresiasi hasil pembangunan yang ditampilkan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Padahal ini kita efisiensi anggaran, tapi sangat maksimal saya lihat. Orang pikir kita kerjanya di Wamena saja, padahal kerja kita ada di Tolikara, Pegunungan Bintang, Yalimo, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah dan Nduga. Semua terhimpun di sini,” katanya.
Gubernur menjelaskan, pameran seperti ini bakal digelar tiap tahun. Sebagai ajang untuk memberikan data serta informasi yang akurat mengenai pelaksanaan Pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.
“Kali ini baru merupakan langkah awal menampilkan program sekaligus kerja nyata yang dilakukan [ada tahun Anggaran 2025. Untuk tahun anggaran 2026 akan kita informasikan pada tahun depan 2027,”ujarnya.
Gubernur Tabo menjelaskan untuk tahun anggaran 2026 ini, realisasi penyerapan anggaran di Papua Pegunungan mencapai 59 persen.
“Tahun kedua ini penerapan anggaran baru 59 persen, berarti belum mencapai 100 persen. Itu tahun kedua. Dengan efisiensi ini, tapi kita sedikit demi sedikit merubah,” ujarnya.
Ia menganalogikan capaian pemerintahannya saat ini masih berada pada tahap awal. Ibarat Matahari, belum waktunya menilai Matahari sudah siang atau sore, karenanya kenyataan dan faktanya masih Pagi.
“Jadi tidak bisa kita menilai ini matahari sudah sore atau sudah siang, ini baru matahari terbit. Saya bersyukur melihat hasil-hasil ternyata luar biasa apa yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tahun 2025 dan yang sedang dimulai pada 2026,” ucapnya.
Gubernur berkomitmen pameran pembangunan akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk transparansi informasi kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan kita terus memberi informasi lewat pameran-pameran seperti ini setiap tahun. Nanti tahun 2026, 2027, dan seterusnya kita akan memberi informasi lewat bukti-bukti nyata seperti ini,” pungkasnya.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menjelaskan pameran pembangunan menjadi forum untuk menampilkan berbagai terobosan pembangunan yang dilakukan diera kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan saat ini.
“Kami harap masyarakat bisa datang, cek, tanya langsung kepada OPD-OPD supaya secara teknis mereka bisa memperoleh informasi yang akurat selama 1 tahun ini apa saja terobosan Pembangunan yang sudah dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur John Tabo dan Ones Pahabol,”ujar Sekda Wasuok pada sesi dialog interaktif yang disiarkan langsung dari halaman kantor Gubernur Papua Pegunungan.
Sekda kembali mengingatkan bahwa selama tahun 2025 hingga saat ini, kebijakan efesiensi masih diterapkan pemerintah pusat sehingga tidaklah mudah bagi pemerintah daerah menggerakan berbagai program pembangunan.
Namun demikian, Wasuok mengklaim program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar telah dilakukan dan terus berjalan hingga kini.
“Tidak mudah membangun dengan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang masih berjalan. Namun Pemerintah Papua Pegunungan dibawah kepemimpinan bapak gubernur dan wakil gubernur komitmen membangun untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar masyarkat di daerah ini,”tegas Sekda Wasuok.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua I DPRP Papua Pegunungan, Hengky D Yikwa. Ia menggarisbawahi bahwa selama 1 tahun 4 bulan kepemimpinan gubernur-wakil gubernur telah membawa perubahan mendasar dalam seluruh sektor pembangunan.
Sektor-sektor dasar seperti Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan dan Infrastruktur mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Dalam hal pengelolaan program dan kebijakan anggaran, menurut Hengky, Pemprov Papua Pegunungan sudah on the track.
“Membangun itu tidak mudah apalagi ditengah kebijakan efisiensi. Namun bagi kami dewan melalui pengawasan, kami apresiasi gubernur-wakil gubernur, sekda bersama jajaran Pemprov Papua Pegunungan telah bekerja luar biasa,”tandas Hengky Yikwa.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana HUT Ke-81 RI Provinsi Papua Pegunungan,Henny Setiawati Beay,SH.,M.Si dalam keterangan resminya menjelaskan pameran Pembangunan yang digelar tahun ini merupakan media transparansi publik yang bertujuan menyebarluaskan capaian kinerja pemerintah daerah selama jangka 1 tahun 4 bulan kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur John Tabo-Ones Pahabol.
Selain itu, lanjut Henny, juga digelar Pameran Perdagangan 8 Kabupaten serta kegiatan Lomba oleh TP-PKK Provinsi Papua Pegunungan merupakan rangkaian kegiatan yang digelar pemerintah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026,
“Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari hari Rabu hingga Jumat (12 – 14 Agustus 2026) bertempat di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan,”jelas Heny menambahkan pameran kali ini mengusung Tema Nasional “Indonesia Berdaulat, Adil Dan Makmur, Papua Pegunungan Bersinar Bangkit Bersama Membangun”
“Dengan semangat indonesia berdaulat, adil dan makmur, kita wujudkan papua pegunungan bersinar melalui sinergi adat, agama dan pemerintah,”ujarnya.
Pameran diikuti oleh seluruh Pimpinan OPD dan Biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan serta menampilkan potensi pembangunan dan perdagangan dari 8 kabupaten se-Papua Pegunungan meliputi Kabupaten Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, dan Kabupaten Nduga.
Selain pameran, juga digelar berbagai kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh TP-PKK Provinsi Papua Pegunungan, antara lain Lomba Pidato, Cerdas Cermat dan Fashion Show.
Editor | HENDROL K | PAPUA GROUP
