BERITA UTAMA

Pemprov Papua Pegunungan Lepas Siswa ADEM 2026

45
×

Pemprov Papua Pegunungan Lepas Siswa ADEM 2026

Sebarkan artikel ini

Diminta Tuntaskan Pendidikan Hingga Jenjang Perguruan Tinggi Dan Kembali Membangun Daerah

WAMENA | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi melepas siswa-siswi Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 2026 untuk menempuh pendidikan di luar Papua. Para peserta diminta tidak berhenti di jenjang SMA, tetapi melanjutkan hingga perguruan tinggi dan kembali mengabdi di daerah asal.

Pelepasan dilakukan usai penutupan kegiatan pembekalan di Hotel Satrika Bhayangkara, Wamena, Sabtu (4/7/2026). Hadir dalam acara tersebut Perwakilan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikdasmen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan beserta jajaran, narasumber, pendamping, panitia, serta calon penerima beasiswa ADEM 2026.

Plt. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dr. Isak Yando, SE., M.Si, mengatakan para siswa akan diberangkatkan ke sejumlah provinsi, antara lain Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Hari ini, 4 Juli 2026, kami melepaskan siswa untuk melanjutkan sekolah ke beberapa provinsi. Mereka adalah utusan dari kabupaten masing-masing dan membawa harapan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,” kata Isak.

Isak menegaskan, seluruh biaya pendidikan selama tiga tahun di SMA ditanggung Kementerian Pendidikan. Karena itu, ia meminta siswa belajar tekun dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Harapan kami, setelah SMA selesai, lanjutkan ke perguruan tinggi sampai selesai, lalu kembali ke Papua untuk membangun daerah. Mereka tidak bisa main-main lagi. Kalau tidak serius, kesempatan ini akan terputus,” tegasnya.

Ia menambahkan, tujuan utama ADEM bukan sekadar memberi kesempatan belajar di luar daerah, melainkan mencetak SDM Papua Pegunungan yang berpendidikan tinggi dan siap mengabdi. “Mereka harus kembali ke provinsi dan kabupaten masing-masing untuk membangun daerah. Itu harapan besar pemerintah,” ujar Isak.

Minta Sekolah Tujuan Dampingi Siswa Papua
Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan, Markus Kogoya, S.Pd., berharap kepala sekolah dan guru di daerah tujuan menjalin kerja sama membimbing siswa asal Papua Pegunungan.

“Semoga kerja sama antara Papua Pegunungan dengan sekolah-sekolah di Pulau Jawa dan Bali terus terjalin baik sehingga Tuhan memberkati seluruh tugas Bapak dan Ibu dalam mendampingi anak-anak kami,” kata Markus.

Ia juga menyampaikan harapan orang tua dan pemerintah agar peserta ADEM menyelesaikan pendidikan hingga tuntas dan pulang membawa hasil terbaik untuk membangun Papua Pegunungan.

Perwakilan provinsi tujuan, Drs. Joko Widodo, M.Pd., menyatakan komitmennya mendukung proses pendidikan siswa Papua Pegunungan selama belajar di Pulau Jawa.

“Kami berharap anak-anak yang belajar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, maupun Jawa Barat dapat tumbuh menjadi anak-anak yang berkarakter hebat. Ketika lulus nanti, mereka mampu menemukan jati dirinya dan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat di masa depan,” ungkapnya.

Program ADEM merupakan bentuk afirmasi pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Papua. Melalui program ini, siswa memperoleh kesempatan belajar di sekolah unggulan dengan dukungan pembiayaan penuh dari pemerintah.

Pemprov Papua Pegunungan berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan maksimal untuk meningkatkan kualitas SDM. Lulusan ADEM diharapkan kembali ke daerah dan berkontribusi dalam pembangunan melalui ilmu, keterampilan, serta pengalaman yang diperoleh.

Editor | TIM REDAKSI | PAPUA GROUP

Comment

error: COPYRIGHT © PAPUA TIMES 2023 | KARYA JURNALISTIK DILINDUNGI UNDANG-UNDANG