BERITA UTAMA

Wapres Gibran Buka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

172
×

Wapres Gibran Buka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Sebarkan artikel ini

MANOKWARI | Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIV di Lapangan Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Sabtu malam (20/6/2026).

Pesparawi Nasional XIV berlangsung pada 18–28 Juni 2026 dan diikuti kontingen dari 38 provinsi di Indonesia. Jumlah peserta, pelatih, dan ofisial yang hadir di Manokwari diperkirakan mencapai lebih dari 5.000 orang.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut antara lain Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, serta Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.

Dalam kesempatan itu, pemerintah menegaskan bahwa penyelenggaraan Pesparawi tidak hanya menjadi ajang pembinaan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, serta ekonomi kreatif di Papua Barat.

Semarak Pesparawi Nasional XIV juga terlihat melalui Karnaval Budaya yang digelar pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan seluruh kontingen dari 38 provinsi dan menjadi panggung ekspresi keberagaman budaya Nusantara.

Peserta menampilkan berbagai atraksi seni daerah, mengenakan pakaian adat, serta membawa miniatur rumah adat sebagai simbol identitas budaya masing-masing daerah. Karnaval juga dimeriahkan oleh keluarga besar masyarakat dari berbagai daerah yang bermukim di Papua Barat.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani secara resmi melepas peserta karnaval yang menempuh rute sekitar tiga kilometer di sepanjang jalan protokol Kota Manokwari. Ribuan warga memadati jalur karnaval untuk menyaksikan beragam pertunjukan budaya yang ditampilkan.

Kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan. Tidak hanya umat Kristen yang terlibat, tetapi juga umat Islam dan pemeluk agama lainnya yang turut berpartisipasi dalam suasana persaudaraan dan kebangsaan.

Sebelum membuka Pesparawi, Wakil Presiden Gibran melakukan penanaman bibit kakao di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wapres ke sejumlah daerah pada 18–21 Juni 2026 guna memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur dan pelaksanaan program sosial.

Dalam kunjungan itu, Gibran didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, serta kelompok tani dari PT Ebier Suth.

Pabrik pengolahan cokelat di Manokwari Selatan yang berdiri di area seluas 2.000 hektare tersebut mempekerjakan 189 pekerja, sekitar 90 persen di antaranya merupakan Orang Asli Papua. Komoditas kakao yang dihasilkan dinilai memiliki kualitas tinggi dan telah dipasarkan hingga ke luar negeri.

Selain kakao, ajang Pesparawi juga dimanfaatkan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, salah satunya Kopi Arabika Kwau dari Distrik Mokwam.

Pemilik kebun Kopi Arabika Kwau, Semuel Mandacan, mengatakan tanaman kopi yang dikembangkan di lahan seluas 70 hektare rata-rata masih berusia sekitar lima tahun sehingga produksinya belum optimal.

Saat ini, pengelola mampu mengumpulkan sekitar 150 kilogram kopi setiap periode panen dan menyiapkan sekitar 150 bungkus kopi sebagai cenderamata bagi tamu Pesparawi.

Kunjungan ke Asmat
Setelah menyelesaikan agenda di Papua Barat, Wakil Presiden Gibran dijadwalkan dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026).
Dalam agenda tersebut, Wapres akan meninjau RSUD Agats dan Sekolah Lapang Sagu sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong pembangunan dan peningkatan layanan publik di wilayah Papua.

Editor | TIM REDAKSI | PAPUA GROUP

Comment