Doakan Mantan Gubernur Papua, Pendeta Gilbert Lumoindong Minta Enembe Dirawat Diluar Rutan KPK

JAKARTA | PAPUA TIMES- Tim Penasehat Hukum Lukas Enembe, SH,MH menginfokan hari ini, mantan Gubernur Papua dijenguk sekaligus didoakan Pendeta Gilbert Lumoindong.

Enembe menangis ketika didoakan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong, di ruang rawat inapnya di Unit Stroke RSPAD, Jakarta, Jumat (13/10/2023).

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Lukas yang terbangun dari tidurnya, mendengar pendeta berdoa bersama-sama dengan keluarga Lukas dan tiga pengacara Lukas, OC Kaligis, Petrus Bala Pattyona dan Antonius Eko Nugroho.

Mendengar doa yang disampaikan pendeta, keluarga Lukas menangis. Demikian juga dengan Lukas yang melihat keluarganya dan pendeta sedang mendoakannya, ikut terharu dan menangis. Dalam doanya, pendeta mengatakan, bahwa Tuhan Yesus tidak tutup mata.

“Tuhan lihat air mata beliau (Bapak Lukas), Tuhan tidak tutup mata, Masa Tuhan akan diam?,” kata Pendeta Gilbert dalam doa.

Ditambahkan pendeta, lewat kasus Bapak Lukas, akan ada perubahan hukum. “Lewat beliau ada perubahan hukum. Pak OC, Pak Petrus dan Pak Antonius akan berjuang terus. Biar Tuhan berperan, kita serahkan dengan doa, kita serahkan di dalam tangan Tuhan,. Masih ada Tuhan. Kamu mau tutup Tuhan dengan cara apapun, akan keluar,” tukas pendeta.

Menurut pendeta, banyak orang yang sayang dengan Pak Lukas. “Ada masa-masa Lukas Enembe menghadapi kesukaran tapi pada akhirnya akan baik,” ujar Pendeta.

Menurutnya, sudah waktunya, Bapak Lukas dirawat di luar rutan. “Karena setiap kembali ke rutan, pasti semakin memburuk dan harus dibawa ke rumah sakit,” tukas pendeta.

Selesai Pendeta Gilbert berdoa, Tim Dokter melakukan pemeriksaan. Pa Lukas belum ada perubahan signifikan, sejak masuk 6 Oktober. Kata Petrus Bala Pattyona, salah satu Pengacara Lukas.

Editor | TIM