3 Dokter Ahli Singapura Periksa Gubernur Enembe Minggu Ini

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Gubernur Papua, Lukas Enembe dijadwalkan minggu ini menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter asal Singapura. Gubernur bakal diperiksa langsung tiga dokter spesialis yakni dokter spesialis jantung, dokter spesialis saraf dan dokter spesialis ginjal.

Tim Hukum Dan Advokasi Gubernur Papua (THAGP), Dr. Stefanus Roy Rening mengatakan ketiga dokter akan memeriksa kesehatan Gubernur Enembe dan diharapkan dari hasil diagnosa mereka dapat dikonsultasikan dengan tim dokter independen KPK.

“Perlu kami sampaikan bahwa tim dokter singapura yang selama ini merawat bapak Gubernur kemungkinan hadir minggu ini. Ada tiga tiga dokter yakni dokter ahli jantung, ahli saraf dan ahli ginjal. Kita berharap dari hasil diagnosa ketiga dokter dapat dikonsultasikan dengan tim dokter independen KPK,”kata Roy kepada pers, Selasa petang (25/10/2022) di Swiss Bell Hotel, Kota Jayapura, Papua.

Roy menjelaskan bahwa yang memiliki kewenangan untuk menentukan diagnosa atau hasil kesehatan Gubernur Enembe adalah tim dokter independen KPK dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). “Memang dalam kaitan dengan perkara yang berlaku (GUbernur Enembe) adalah diagnosa dokter indepen dari IDI. Hanya dalam pembicaraan kami dengan direktur penyidikan pak Asep Guntur, kami minta didampingi dokter pribadi serta tim dokter PDSI dan pak Asep tidak berkeberatan,”ungkapnya.

Pendampingan dari tim dokter pribadi asal Singapura dan PDSI, lanjut Roy, selain untuk memberikan masukan dan konsultasi kepada tim dokter independen KPK. Keterlibatan tim dokter tersebut untuk transparansi terkait kondisi Kesehatan Gubernur Enembe.

“Supaya dibuka secara transparan kondisi kesehatan bapak Gubernur Enembe. Makanya selain tim dokter independen, kami juga lilibatkan tim dokter PDSI dan dan tim dokter pribadi dan keluarga.”

“Supaya memastikan kepada masyarakat terkait kondisi kesehatan pak gubernur. Agar tidak ada lagi presepsi yang berbeda di publik. Apa yang dialami pak gubernur harus sesuai dengan fakta,”tambah Roy.

Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP,MH menyatakan siap diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Orang nomor satu di Papua itu juga siap menerima Ketua KPK, Firli Bahuri, penyidik KPK dan tim dokter independen (IDI).

“Kami tim hukum mendatangi Gubernur Papua serta keluarga pada jam 3 sore waktu Papua tadi. Dan bapak Gubernur Lukas Enembe mengatakan siap diperiksa KPK. Beliau siap menerima Ketua KPK, tim penyidik dan tim dokter independen di Koya,”ungkap Roy Rening.

Roy mengatakan kehadiran Ketua KPK, Firli Bahuri bersama tim penyidik dan dokter independen berkaitan dengan pemeriksaan kasus yang menimpa Gubernur Papua, Lukas Enembe dan sekaligus melihat kondisi kesehatannya.

“Pemeriksaan bapak Gubernur tetap dilakukan di Koya. Tidak ada penjemputan (jemput paksa) terhadap Gubernur Papua. Yang ada, pak Gubernur diperiksa di Koya sambil melihat situasi kondisi kesehatan pak Gubernur,”tegas Roy.

Sebelumnya, KPK melakukan rapat koordinasi terkait perkembangan penanganan perkara tindak pidana korupsi berupa dugaan suap di Provinsi Papua, di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/10/2022).

Rapat dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, TNI, POLRI, Polda Papua, Pangdam Cendrawasih, serta Tim Dokter Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyepakati hasil pemeriksaan kesehatan Gubernur Enembe akan menentukan tindak lanjut penanganan kasus yang menimpanya kedepan. KPK meminta bantuan kepada IDI untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Papua.

Editor | HERMON K | LEPIANUS ZINE

Komentar