oleh

Handball Putri Papua Kandas, Jabar akan Bertemu Kaltim di Final

TIMIKA | PAPUA TIMES-Pertandingan di babak semifinal bola tangan (Handball) Putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021, yang berlangsung Rabu (13/10/2021) di venue Futsal SP 2, Mimika, mempertemukan Papua dan Jawa Barat.

Dalam laga itu, Papua sebagai tuan rumah harus berlapang dada lantaran kandas melaju ke final, dengan kekalahan skor 22-17.

Pertandingan Semifinal Rabu (13/10) itu merupakan babak penentuan bagi Papua dan Jabar untuk bisa melaju ke Final.

Sejak babak pertama pertandingan yang berlangsung sore itu, sudah terlihat Jabar memimpin, meski selisih poin hanya sedikit hingga pertandingan memasuki babak kedua.

Pada babak kedua, di menit ke 13:14 Marselina dengan nomor punggung 10 kembali mencetak gol untuk Jabar, mengantarkan timnya ke skor 17, sedangkan kedudukan untuk Papua masih 12.

Tidak butuh waktu lama Marselina memanfaatkan posisinya sebagai penyerang, dengan mencetak kembali 1 poin, aksi heroiknya itu, yang membuat Papan skor terus bergeser menjadi 19:13 untuk Papua.
Di menit awal pertandingan pada babak kedua, keunggulan Jabar semakin terlihat dengan angka 20 sedangkan Papua belum bertambah.

memasuki empat menit terakhir pertandingan semakin memanas, kedua tim menunjukan kebolehannya dan pada menit ke 28:13 Aprilia membawa Papua naik satu poin menjadi 16, lagi-lagi pada menit-menit terakhir Anjelitha Aprillia Sada, melalui lemparan Selvina membuat Papua berada di poin 17 namun karena waktu yang sudah semakin mepet, akhirnya Papua harus stak di poin 17, dan Jabar memenangkan pertarungan sengit itu dengan meraih 22 poin.

BACA JUGA  Bupati Romanus Mbraka Terpilih Pimpin ISSI Papua

Joni Seprianus Sir, Pelatih Kepala Papua, mengatakan, meski kalah melaju ke Final, tetapi menurutnya, timnya sudah mempersembahkan penampilan terbaik karena bisa masuk ke babak semifinal berhadapan dengan Tim Jabar dan Kaltim.

“Kita tahu bahwa Jabar inikan juara bertahan sehingga , kalau kita berada ditahap ini, berarti anak-anak sudah memberikan penampilan terbaik,”ungkap dia.

Kata dia, tim papua hanya mengalami kendala di jam terbang karena pandemi baik putra maupun dan putri.”Selain itu suporter menjadi salah satu tekanan. Karena mereka tidak biasa,” ungkapnya.

Kata Joni, Tim Papua akan terus melakukan evaluasi teknik permainan saja, untuk pertandingan berikut memperebutkan Perak.

“Sebenarnya untuk pertahanan tim kami sudah sangat hebat, hanya saja finishing yang harus dievaluasi, tetapi kalau permainan mereka sudah harus diperhitungkan,”terangnya.

Semwntara itu, Irfan Benizar Lesmana, pelatih Kepala Jabar, meminta dukungan doa dan restu dari masyarakat agar Jabar bisa meraih kemenangan dan dapat membawa pulang emas.

BACA JUGA  Bupati Romanus Mbraka Terpilih Pimpin ISSI Papua

“Mohon dukunganya, agar bisa lolos di final. Anak-anak kami sudah melakukan yang terbaik, saya sangat salut juga dengan pantia Sub PB PON yang sudah memberikan pelayanan terbaik,”ungkapnya

Di samping itu, untuk pertandingan selanjutnya pada Kamis (14/10/2021), tim putri Jabar akan bertemu dengan Kalimatan Timur (Kaltim) dibfinal memperebutkan medali emas sedangkan Tim handball putri Papua akan bertemu dengan DKI Jakarta untuk memperebutkan medali perunggu.

Editor | TIM

Komentar