Gereja GIDI Jemaat Efata Ditahbiskan

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Gedung Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Efata Kotaraja Wilayah Pantura Klasis Port Numbay, Jumat pagi (19/03/2021) ditahbiskan.

Gereja ini berlokasi di Blok C kompleks Grand Kotaraja. Prosesi pentahbisan diawali dengan ibadah yang diikuti jemaat dan pelopor pembangunan gedung gereja.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

Hadir pula 4 bupati dari kawasangan Pegunungan Tengah yakni Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, Bupati Puncak Wellem Wandik, Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dan Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda.

Interior Bagian Utama Gedung GIDI Jemaat Efata Kotaraja.

Jemaat Efata Kotaraja mula-mula adalah persekutuan doa keluarga Yop Kogoya yang kemudian berkembang dan menjadi jemaat baru dibawah pendampingan Klasis GIDI Sentani Jayapura.

Pada tanggal 19 Maret 2006, Jemaat Efata mendirikan gedung gereja yang diresmikan ketua klasis Pdt Yonatan Marweri. Berhubung jumlah dan luasan layanan jemaat tersebut semakin besar, akhirnya gedung gereja dibangun kembali.

Tepat diusia 15 Tahun dan oleh perkenaan kemurahan Tuhan Yesus, gedung Gereja GIDI Jemaat Efata Kotaraja yang baru ditahbiskan. Segala sesuatu dari Tuhan dan untuk kemuliaan Tuhan.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja Efata GIDI Kotaraja, Kenius Kogoya SP. M.Si mengatakan, pembangunan gedung gereja GIDI Efata Kotaraja berlangsung selama 1 tahun 3 bulan.

Atas campur tangan Tuhan Yesus dan penyertaan gembala serta bantuan jemaat akhirnya usaha panitia pembangunan gereja tersebut dapat direalisasikan.

“Pengerjaan gedung gereja ini dilakukan selama 1 tahun 3 bulan. Dengan dukungan dari berbagai pihak. Dukungan pembangunan berasal dari bapak Gubernur Lukas Enembe dan hamba-hambanya dari Bupati Mamberamo Tengah, Bupati Puncak, Bupati Puncak Jaya, dan Bupati terpilih Yahukimo dan kader-kader GIDI sangat luar biasa,”ungkap Kenius.

Dia menjelaskan gedung gereja ini memiliki luas kurang lebih 500 meter persegi. Diharapkan gedung akan terus berkembang dan menjadi terang ditengah-tengah masyarakat yang ada di Kota Jayapura.

“Tuhan sudah memberikan bangunan dan gedung seperti ini, artinya Tuhan mau untuk memakai anak-anak Tuhan untuk menjalankan pekerjaan-pekerjaan Tuhan. Supaya nama Tuhan ditinggikan dan dimuliakan diatas Tanah ini. Biarlah kemuliaan Tuhan tergambar dan nama Tuhan ditegukan di Kota Jayapura,”tandas Kenius Kogoya.

Editor | HANS BISAY

Komentar