oleh

Tol Laut Depapre Pacu Ekonomi Papua

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Pemerintah Provinsi Papua optimis dengan beroperasinya Pelabuhan Depapre sebagai pelabuhan peti kemas dan melayani rute tol laut berdampak positif bagi perekonomian di Bumi Cenderawasih.

Asisten II Setda Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua, Dr. Drs Muhammad Musa’ad,M.Si mengatakan pelabuhan peti kemas Depapre yang melayani rute tol laut T-9 yang meliputi Kabupaten Merauke – Kokas – Sorong – Supiori – Depapre Kabupaten Jayapura (pulang pergi) bakal memacu pertumbuhan baru ekonomi di Tanah Papua.

Keberadaan pelabuhan ini juga memangkas ongkos distribusi barang yang selama ini tergolong mahal di Papua. Musa’ad mencontohkan distribusi beras asal Kabupaten Merauke yang selama ini di kapalkan ke Surabaya lalu dibawa balik ke Papua. Dengan beroperasinya Pelabuhan Depapre, maka Beras asal Merauke itu tidak lagi di bawa ke Surabaya tapi langsung di kirim ke Jayapura untuk didistribusi ke wilayah pegunungan Papua dan wilayah utara Tanah Papua.

Peresmian Pelabuhan Depapre Ditandai Dengan Berlabuhnya Kapal Tol Laut.

“Misalnya beras asal Merauke sebelum adanya tol laut harus dibawa ke Surabaya lalu kemudian di kapalkan kembali ke Jayapura. Namun dengan adanya tol laut, beras asal Merauke bisa langsung masuk ke Jayapura tanpa harus ke Surabaya. Dan Kemudian didistribusikan ke berbagai daerah yang ada di pegunungan Papua dan wilayah utara Papua,”ujar Musa’ad saat menghadiri peresmian Pelabuhan Depapre, Kamis (28/1/2021).

Dengan rute tol laut ini juga akan membantu pemerintah dan swasta memasok berbagai jenis komoditas barang antar Papua. Seperti pasokan pasir dan material batu dari Jayapura bisa dikirim ke Merauke.

“Dengan demikian akan dapat menekan disparitas harga dan bisa bersaing dengan komoditas lainnya yang berasal dari luar Papua dan Papua Barat,”ujarnya.

Menurut asisten II, dibukanya pelabuhan Depapre sebagai salah satu pelabuhan alternatif selain di Kota Jayapura dapat mengerakkan sektor ekonomi di Kabupaten Jayapura khususnya di Distrik Depapre dan mendorong pertubumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Tol Laut merupakan salah satu stimulan penggerak ekonomi di Papua maka kita mengajak semua pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang ini dan masyarakat dilokasl pelabuhan memberikan dukungan penuh dengan menjaga fasilitas obyek vital negara ini dengan baik untuk kepentingan masyarakat di Papua,”ajaknya.

Musa,ad mengakui masih banyak sarana prasana pendukung yang perlu mendapat perhatian dan sinergi dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk memenuhinya. Sepertinya, fasilitas pendukung pelabuhan dan akses jalan.

“Ada banyak hal-hal teknis yang perlu dibenahi dengan segera baik itu fasilitas di lingkungan pelabuhan, akses jalan dan infrastrtruktur lainnya hal ini sudah diidentifikasi bersama dengan multi sticholder sehingga sistem pengerjaannya dengan cara “kroyokan” agar dapat mempercepat penyelesaiannya,”tandasnya.

Editor | YESAYA MANSAWAN

Komentar

News Feed