oleh

KONI Deadline Peralatan Menembak Tiba Akhir Maret

Jayapura (PTIMES)- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua menggaransi peralatan dan perlengkapan latihan atlet menembak seperti senapan, pistol, peluru serta jaket, kacamata, sepatu dan lainnya akan tiba di Papua akhir Maret ini.

Sekum Perbakin Memberikan Arahan Terkait Penggunaan Senapan.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia ( Sekum KONI) Provinsi Papua,Kenius Kogoya,SP.M.Si saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lapangan menembak Perbakin Papua, Jalan Baru Otonom, Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa sore (17/3/2020).

“Kami usahakan akhir Maret peralatan yang dibutuhkan para atlet tiba. Memang untuk pengadaan peralatan atlet menembak alurnya cukup panjang karena harus mendapat ijin dari Mabes Polri,”bilang Sekum menginteraksi permintaan atlet dan pelatih menembak Papua.

Lebih lanjut Kenius mengatakan untuk proses pengadaan peralatan dan perlengkapan latihan atlet menembak, maka pihaknya menginstruksikan kepala Bidang Sarana dan Prasana (Sarpras) KONI Papua berkoordinasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Provinsi Papua guna mempermudah koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Memang tidak mudah membawa peralatan Senjata dan peluru, apalagi ke Papua. Harus mendapatkan ijin dari Polisi. Maka itu, saya minta bidang Sarpas KONI koordinasi dengan Pengprov Perbakin supaya mudah untuk mendatangkan peluru dan senjata,”ujarnya.

Sekum KONI berharap dengan peralatan dan perlengkapan yang lengkap, atlet menembak dapat berlatih dengan maksimal sehingga mereka dapat mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua di PON XX.“Harapan kita, atlet-atlet menembak giat berlatih sehingga mampu berprestasi meraih medali emas di PON nanti,”katanya.

Sementara itu, para atlet dan pelatih menyampaikan sejumlah kebutuhan yang perlu segera dipenuhi Pengprov Perbakin dan KONI Papua. Diantaranya amunisi (peluru) untuk latihan yang terbatas sehingga mengganggu latihan para atlet. Kemudian kebutuhan jaket, sepatu dan kacamata yang didatangkan dari pabrikan Jerman, Fainwerkbau dan India.

Asisten pelatih Menembak PON Papua, Hadi Sucipto mengatakan untuk mengasah konsentrasi para atlet maka amunisi harus siap tiap waktu sehingga mereka dapat terus berlatih menembak.

“Untuk jalani program latihan yang baik seharusnya disiapkan 100 hingga 120 butir peluru untuk seorang atlet berlatih. Maksimalnya 250 butir peluru agar atlet dapat konsentrasi mengasah akurasi menembak,”ungkap Hadi.

Disela-sela Sidak, Sekum KONI berkesempatan melakukan uji coba senapan milik Perbakin Papua dan berhasil menuntaskan tembakan sebanyak 10 butir peluru tepat sasaran. “Pak Sekum KONI Papua luar biasa, baru uji coba satu kali sudah mampu menembak tepat sasaran,” bilang Sekum Perbakin Papua, Sopoyono mengapresiasi.

Editor: HANS BISAY

Komentar

News Feed