Persipura Sukses di Manado

MANADO (PTIMES)- Tim Persipura Jayapura sukses mengawali kompetisi Shopee Liga 1 2020 dengan meraih poin sempurna. Menjamu tamunya PSIS Semarang di Stadion Klabat Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/3) sore kemarin, Boaz dan kawan-kawan unggul 2-0.


Selebrasi Pemain dan Official Persipura Saat Bertanding di Stadion Klabat.

Pada babak pertama, Persipura Jayapura yang tampil dengan skuat terbaiknya sulit mengembangkan permainan terbaik mereka. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati. Beberapa serangan yang dibangun oleh anak-anak Mutiara Hitam tidak begitu mempan. Pasalnya, PSIS Semarang yang juga berhasrat untuk mencuri poin dilaga perdana tampil cukup baik dibabak pertama.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

“Kalau babak pertama ada beberapa kesulitan yang kami alami, terutama di sektor tengah, aliran bolanya tidak berjalan dengan baik, tidak sesuai yang kita rencanakan. Sehingga saya membuat dua pergantian di lini tengah dan juga saya berikan diskusi saat dalam ruang ganti untuk memecahkan masalahnya,” ungkap Jacksen F. Tiago kepada awak media dalam konfrensi pers usai pertandingan.

Alhasil, usai dari ruang ganti, Boaz Solossa berhasil memecahkan kebuntuan dimenit 57 dan membawa Persipura unggul 1-0 atas tim laskar mahesa jenar julukan PSIS Semarang. Mendapatkan dukungan penuh dari sesisi Stadion Klabat, permainan anak-anak Mutiara Hitam kian agresif usai masuknya Gunansar Manowen, Ian Louis Kabes dan Ferinando Pahabol menggantikan Boaz Solossa, Thiago Amaral dan Takuya Matsunaga.

Terbukti, pergantian tersebut membuat permainan Persipura menekan pertahan PSIS Semarang. Hasilnya, Gunansar Mandowen sukses menggandakan kedudukan menjadi 2-0 jelang bubaran (88’).

“Puji Tuhan kita bersyukur, karena kemenangan ini berkat kerja keras para pemain. Apa yang kami rencanakan pada babak kedua sangat berjalan dengan baik. Soal Boaz, semua tahu kualitas Boaz, dan pemain juga tahu kita adalah tim, pergantian adalah wajar. Karena saya juga berharap ada pemain lain yang bisa memecahkan kebuntuan saat masa sulit seperti itu,” ujarnya.

Pelatih yang telah memberikan gelar juara Liga Indonesia sebanyak tiga untuk Persipura itu juga menuturkan, bahwa penampilan timnya dalam pertandingan tersebut memang belum solid. Ia menyebutkan bahwa timnya masih butuh beberapa pertandingan untuk timnya bisa solid.

“Saat laga uji coba kemarin kita minim dengan tim sesama Liga 1, mungkin dalam 3 sampai 4 pertandingan kedepan baru kita bisa menemukan permainan terbaik kami,” tuturnya.

Bahkan pria yang berusia 51 tahun itu juga menegaskan, bahwa ada beberapa catatan yang menjadi evaluasi timnya untuk laga berikutnya saat bertandang ke markas Borneo FC. “Yang jelas kami akan lakukan evaluasi, kami punya tim analisis yang akan membantu untuk menyiapkan tim yang lebih baik lagi,” jelasnya.
Sementara itu, penjaga gawang Persipura Jayapura, Dede Sulaiman menjelaskan, bahwa faktor dukungan dari masyarakat Manado dan Papua yang datang ke Stadion merupakan salah satu faktor kemenangan timnya dalam pertandingan. “Terima kasih masyarakat Manado, dan Papua telah memberikan dukungan kepada kami sehingga kami bisa memenangkan pertandingan,” tandanya.

Editor: HERMON KADIWARU