oleh

BI Gelar Pekan GNNT di Papua

JAYAPURA- Bank Indonesia menggelar Pekan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Papua 2017. Acara yang dibuka oleh Deputi Gubernur BI, Sugeng tersebut mengangkat tema “Dengan Nontunai: Lebih Mudah, Lebih Aman, dan Lebih Keren!”.
Kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan awareness, pemahaman dan minat masyarakat di Papua terhadap instrumen pembayaran nontunai. Selain itu, acara ini diharapkan mampu menampung ide dan inovasi untuk memperkuat GNNT melalui berbagai kegiatan, termasuk kompetisi. Kegiatan yang diselenggarakan pada Pekan GNNT ini antara lain meliputi sosialisasi di Sekolah Pionir GNNT, Lomba Kampanye Kreatif GNNT, Papua GNNT Expo dan Papua GNNT Fun Run.
Deputi Gubernur BI, Sugeng mengatakan sebagai bentuk tanggung jawab menjalankan mandat mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia, serta sebagai wujud kepedulian kepada generasi masa depan agar para penerus kita nantinya tidak tertinggal dalam hal adopsi teknologi pembayaran terkini. BI terus memutakhirkan sistem maupun regulasi terkait sistem pembayaran agar mampu mengimbangi inovasi di bidang sistem pembayaran. Sejalan dengan itu, Bank Indonesia juga aktif mendorong masyarakat, pelaku bisnis dan lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran nontunai. Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI, Sugeng dalam sambutan pembukaannya.
Upaya untuk mendorong penggunaan transaksi nontunai di masyarakat didasari oleh berbagai manfaat yang dapat diperoleh dalam melakukan transaksi nontunai, antara lain kepraktisan dan keamanan dalam bertransaksi, serta kemudahan monitoring dan perencanaan dunia usaha maupun perekonomian secara umum karena pencatatan transaksi yang terjadi dilakukan secara otomatis dan transparan.
Dalam kesempatan kegiatan di Papua, Bank Indonesia juga melakukan peninjauan implementasi program BI Jangkau dan penggunaan Rupiah di perbatasan, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw, Distrik Muaratami, Papua termasuk terkait kesiapan infrastruktur pendukungnya seperti money changer dan ATM. Program BI Jangkau merupakan upaya Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan, pegadaian, dan/atau pihak lain untuk memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah dan nominal yang cukup sesuai kebutuhan masyarakat hingga ke daerah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T).
Diharapkan dengan adanya rangkaian kegiatan Pekan GNNT khususnya di Papua dapat mendorong masyarakat untuk memiliki dan menggunakan instrumen nontunai dalam berbagai transaksi sehari-hari.

BACA JUGA  Ini Penampakan Kantor Gubernur Papua Rp400 M

Editor: LEPIANUS KOGOYA

Komentar