BERITA UTAMAPROVINSI PAPUA BARAT DAYAPROVINSI PAPUA SELATAN

Papua Selatan dan Papua Barat Daya Raih Penghargaan dari Kementerian PDT

216
×

Papua Selatan dan Papua Barat Daya Raih Penghargaan dari Kementerian PDT

Sebarkan artikel ini

JAKARTA | Dua kampung (desa) di Tanah Papua meraih penghargaan Desa Berkinerja Baik (DBB) 2026 dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) atas keberhasilan dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Kedua desa tersebut adalah Desa Melin Megikar, Kabupaten Merauke, Papua Selatan dan Desa Malamoja, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Keduanya masuk dalam 9 desa terbaik nasional yang diumumkan Kemendes PDT.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, dalam Rapat Koordinasi Nasional Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) di The Mirah Hotel, Bogor, Kamis (29/10/2026).

Menteri Yandri menegaskan stunting menjadi indikator utama kemajuan bangsa. Saat ini angka stunting nasional masih hampir menyentuh 20 persen.

“Jika generasi baru gizinya kurang, pertumbuhannya tidak sesuai umur, dan IQ-nya tidak memenuhi syarat, ini akan menjadi persoalan serius bagi bangsa,” ujar Yandri.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya keterlibatan kementerian/lembaga dalam penurunan stunting. Kemendes PDT pun memperbolehkan dana esa digunakan untuk pemenuhan gizi ibu hamil dan anak baru lahir.

Upaya tersebut diperkuat dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurut Yandri tidak sekadar penyajian makanan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi desa.

“Persoalan dasar stunting adalah kemiskinan. Maka melalui Asta Cita Keenam, kita bangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” katanya.

Yandri menambahkan, pemerataan ekonomi dilakukan melalui program MBG, Koperasi Desa Merah Putih, BUMDes, serta pengembangan desa tematik, desa wisata, dan desa ekspor sebagai lokomotif ekonomi desa.

“Insyaallah jika ekonomi desa bangkit dan kemiskinan bisa kita tekan, otomatis stunting juga bisa kita hilangkan. Penghargaan ini adalah apresiasi untuk desa berkomitmen tinggi agar bisa menjadi contoh,” ujarnya.

Sembilan desa terpilih berdasarkan penilaian keberhasilan menekan angka stunting di wilayah masing-masing;
1. Desa Tirtohargo, Kabupaten Bantul, DIY

2. Desa Kesambi, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

3. Desa Sodong, Kabupaten Tangerang, Banten

4. Desa Kahala, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

5. Desa Sakra Selatan, Kabupaten Lombok Timur, NTB

6. Desa Barimbun, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan

7. Desa Baobolak, Kabupaten Lembata, NTT

8. Desa Melin Megikar, Kabupaten Merauke, Papua Selatan

9. Desa Malamoja, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya

Editor | M HASAN | SMSI NETWORK

Comment