PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN

Dinas P2KB Papua Pegunungan Monev ke Tiga Kabupaten

WAMENA | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Papua Pegunungan melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Ketahanan Keluarga di tiga Kabupaten yakni Jayawijaya, Tolikara, dan Mamberamo Tengah.

Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program, capaian kegiatan, permasalahan yang dihadapi di daerah, serta tindak lanjut Program Ketahanan Keluarga di kabupaten.

Program yang menjadi fokus monev meliputi Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), serta Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK).

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing kabupaten diminta menyampaikan data dan dokumen pelaporan sebagai bahan verifikasi dan pemutakhiran data.

Data yang diperlukan meliputi data kelompok BKB, BKR, BKL dan UPPKA, data kader dan anggota kelompok, data keluarga sasaran, data pelaksanaan dan capaian kegiatan, laporan masing-masing program, perkembangan kelompok UPPKA, perkembangan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, dokumentasi kegiatan, serta dokumen pendukung lainnya.

Kepala Dinas P2KB Provinsi Papua Pegunungan, Isak Yikwa, SKM., MM.Kes, menekankan pentingnya penyediaan data dan laporan yang lengkap sebagai dasar evaluasi program dan penyusunan rencana tindak lanjut.

Menurutnya, monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga di kabupaten berjalan sesuai sasaran, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan kendala yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Hasil monev selanjutnya akan menjadi bahan bagi Dinas P2KB Provinsi Papua Pegunungan dalam verifikasi dan pemutakhiran data, evaluasi capaian program, identifikasi permasalahan, serta penyusunan rencana tindak lanjut Program Ketahanan Keluarga di Papua Pegunungan,”jelas Isak Yikwa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus mendorong penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta kualitas pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana di wilayah Papua Pegunungan.

Editor | BERTI PAHABOL | SMSI NETWORK

Exit mobile version