KESEHATAN & MEDIS

Keren, 6 Dokter Umum asal Yapen Studi Spesialisasi di UGM

81
×

Keren, 6 Dokter Umum asal Yapen Studi Spesialisasi di UGM

Sebarkan artikel ini

Bupati Banyamin Arisoy Pastikan Anggaran Studinya Aman, Setelah Lulus Wajib Kembali Daerah

SERUI | Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si, Rabu 17 Juni 2026, melepas keberangkatan enam dokter umum menempuh studi program dokter spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Langkah strategis ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Yapen.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Kepulauan Yapen dengan UGM guna memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah.

Pada gelombang pertama, enam dokter terbaik Yapen dinyatakan lulus dan siap menempuh studi antara lain;

1. dr. Febry Janet Kartika Tania – Program Studi Ilmu Kesehatan Anak

2. dr. Yustitia Hera Eladora Wihiyawari – Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif

3. dr. Christine Yelika Nussy – Program Studi Ilmu Kesehatan Mata

4. dr. Finni Dwi Ratnasari – Program Studi Neurologi

5. dr. Hasriyanti Parenta – Program Studi Ilmu Penyakit Dalam

6. dr. Widya Yasline Yeuw – Program Studi Obstetri dan Ginekologi

Seluruh biaya pendidikan selama empat tahun ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Bupati Arisoy memastikan anggaran pendidikan ini aman sehingga keberlanjutan studi tidak akan terganggu.

Untuk menjamin kepastian pengabdian, pemerintah daerah telah melakukan ikatan dinas melalui notaris. Dengan demikian, setelah lulus, para dokter wajib kembali dan menetap di Kepulauan Yapen guna memperkuat layanan di RSUD Serui dan puskesmas.

“Langkah ini kami ambil agar Yapen memiliki dokter spesialis yang benar-benar pulang, menetap, dan melayani masyarakat kita sendiri,” ujar Bupati Arisoy.

Program pengiriman dokter spesialis akan dilakukan secara bertahap demi keberlanjutan pelayanan jangka panjang. Pemerintah berharap keenam dokter angkatan pertama dapat menyelesaikan studi dengan hasil terbaik dan segera kembali mengabdi.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung program ini. “Semoga niat baik ini membawa berkat dan perubahan besar bagi pelayanan kesehatan di Pulau Yapen. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.

Editor | Tim Redaksi

Comment