BERITA UTAMAINTERNASIONAL

Sekolah Lentera Harapan Bpiri Diluncurkan

86
×

Sekolah Lentera Harapan Bpiri Diluncurkan

Sebarkan artikel ini

Presiden GIDI: Ini Investasi Bagi Masa Depan Papua

WAMENA | Sekolah Lentera Harapan (SLH) di bawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) resmi diluncurkan awal pekan ini di Kampung Walakma, Distrik Bpiri, Kabupaten Jayawijaya.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ditarget mulai Agustus 2026.

Peluncuran ditandai penyerahan lahan adat dari masyarakat Suku Walak kepada Yayasan Pelayanan Injili Indonesia (Yapelin) sekaligus penandatanganan surat pelepasan tanah dilakukan sebagai dasar pembangunan sarana pendidikan SLH di wilayah Walak, Distrik Bpiri.

Ketua SLH Indonesia Gabriel mengapresiasi kesiapan masyarakat yang dengan penuh sukacita menyiapkan gedung gereja sebagai ruang kelas sementara dan lima rumah untuk guru.

Acara peluncuran dihadiri Ketua SLH Indonesia Gabriel, Koordinator SLH Papua Fred Koirewoa, Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Pendeta Usman Kobak, S.Th, M.A, dan Ketua Yapelin Timi Gurik, SH, M.Th. Pemerintah distrik dan kampung setempat turut hadir.

Masyarakat Suku Walak menyambut peluncuran dengan ibadah syukur, pesta bakar batu, dan penyambutan adat. Mereka berharap SLH meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Kampung Utara dan Papua Pegunungan.

penandatanganan surat pelepasan tanah dilakukan sebagai dasar pembangunan sarana pendidikan SLH di wilayah Walak, Distrik Bpiri.

Presiden GIDI Pendeta Usman Kobak mengajak warga menjaga dan mendukung sekolah tersebut.

“Pendidikan berkualitas kini telah hadir di kampung kita. Ini investasi penting bagi masa depan Papua yang lebih cerah,” ujarnya.

SLH dikelola Yapelin, yayasan milik GIDI yang mengelola aset gereja di bidang pendidikan. Sekolah ini diharapkan mencetak generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan beriman.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan mendukung kehadiran sekolah ini, karena ini adalah investasi penting bagi masa depan Papua yang lebih cerah dan lebih baik,” pungkas Pendeta Usman Kobak.

Kehadiran Sekolah Lentera Harapan ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya generasi penerus Papua yang cerdas, berkarakter, dan takut akan Tuhan.

Editor | Tim Redaksi

Comment